Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Russia dan Kazakshtan Dilanda Banjir Besar, 100.000 Orang Dievakuasi

📅 Kamis, 11 Apr 2024, 15:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Russia dan Kazakshtan Dilanda Banjir Besar, 100.000 Orang Dievakuasi Doc: AFP/Anatoliy Zhdanov/Kommersant
Ket. Russia dan Kazakhstan dilanda banjir terburuk dalam beberapa dekade.

MOSKOW - Kazakhstan dan Russia mengevakuasi 100.000 orang ketika banjir melanda dua negara itu. Kremlin memperingatkan banjir mungkin akan terus memburuk.

Ketinggian air di sungai-sungai di Russiadan Kazakhstan terus meningkat danmembanjiri seluruh desa dan kota pada Rabu (10/4), lebih dari 100.000 orang dievakuasi dan Kremlin memperingatkan situasi yang "sangat, sangat tegang" diperkirakan akan memburuk.

Salju dan es yang mencair dengan cepat menyebabkan sungai-sungai di Ural selatan Russia, Siberia barat, serta Kazakhstan utara mencapai ketinggian yang belum pernah terjadi sebelumnya, sehingga mengancam kota-kota besar.

Moskow dan Astana telah berjuang menghadapi naiknya sungai selama lebih dari lima hari, keduanya menyatakan keadaan darurat dan mengatakan banjir kali ini yang terburuk dalam beberapa dekade.

Situasinya sangat, sangat tegang, kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.

"Air terus naik. (Sejumlah besar) air mengalir ke daerah-daerah baru."

Dia mengatakan Presiden Vladimir Putin sejauh ini tidak memiliki rencana untuk mengunjungi zona banjir, namun selalu diberi pengarahan.

Negara tetangganya, Kazakhstan, pada Rabu mengatakan telah mengevakuasi 96.272 orang" sejak awal banjir - angka 10.000 lebih tinggi dari hari sebelumnya.

Russiamengatakan telah mengevakuasi lebih dari 7.700 orang, sebagian besar dari wilayah Orenburg yang paling parah terkena dampaknya.

Sungai Ural hampir seluruhnya membanjiri kota Orsk dan kini telah mencapai jalan-jalan ibu kota daerah Orenburg.

Para pejabat di kota berpenduduk 550.000 jiwa itu mengatakan ketinggian air telah meningkat 81 sentimeter selama 24 jam terakhir.

Kota ini belum pernah mengalami banjir seperti ini setidaknya sejak tahun 1947, kata pejabat setempat, seraya menyebut kenaikan air tersebut "benar-benar belum pernah terjadi sebelumnya".

Banjir Orenburg Makin Parah

Kedalaman sungai Ural di Orenburg mencapai 996 sentimeter pada Rabu pagi, jauh di atas "tingkat kritis" sebesar 930 sentimeter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.