Panen Bawang Solusi Tekan Inflasi

Selasa, 09 Apr 2024, 04:20 WIB

JAKARTA - Keberhasilan kegiatan menanam bawang merah bisa menjadi salah satu cara menekan inflasi Bekasi. Penekanan ini dikemukakan Bupati Bekasi, Dani Ramdan. Dia mengatakan ini saat mendampingi Pangdam Jaya Mayjen TNI Mohamad Hasan menghadiri panen bersama bawang merah di lahan pertanian Kampung Pulo Turi, Desa Banjarsari, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi Senin (8/4).

Dani Ramdan menjelaskan, program ketahanan pangan yang digarap Pangdam Jaya, bisa member manfaat masyarakat Bekasi. "Pemerintah Kabupaten Bekasi akan terus mendukung agar upaya ini berhasil. Ini bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat dan menjadi salah satu solusi menurunkan inflasi," ujar Dani.

Ket. Foto: Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Jaya 2024 bersama Kapolres Metro Bekasi dan Dandim 0509 Kabupaten Bekasi di Lapangan Plasa Pemkab Bekasi pada Rabu (3/4). — Sumber: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

Lebih jauh Dani juga menyebutkan ada dua keuntungan dalam kegiatan panen bersama bawang merah ini. Pertama, Kabupaten Bekasi bisa menanam bawang dengan hasil bagus. Tentu ini sebuah kejutan dan bisa memberikan harapan kontribusi untuk bangsa.

Kedua, dengan panen bawang merah, Bekasi bisa melihat bahwa tentara tidak hanya pandai melawan musuh Negara, tetapi juga pandai melawan inflasi.

Sementara itu, Pangdam Jaya Mayjen TNI Mohamad Hasan menambahkan, hasil panen bawang merah ini, bibitnya dari Brebes. Kualitasnya sangat baik. "Ternyata wilayah Kabupaten Bekasi bisa menghasilkan bawang merah," katanya.

Bawang merah yang ditanam di lahan seluas 2 hektare itu mampu menghasilkan 8 sampai 9 ton per hektare. Penanaman bawang merah juga melibatkan masyarkat sekitar. "Iini diharapkan bisa bermanfaat bagi warga Bekasi serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat sekitar," katanya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.