Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI-ICAO Bahas Perluasan Kerja Sama Penerbangan Sipil

📅 Minggu, 07 Apr 2024, 13:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI-ICAO Bahas Perluasan Kerja Sama Penerbangan Sipil Doc: ANTARA/HO-Humas Kemenhub
Ket. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Maria Kristi Endah Murni (ketiga dari kiri) bersama sejumlah delegasi ICAO di Jakarta, Jumat (5/4/2024).

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama dengan International Civil Aviation Organization (ICAO) membahas peluang perluasan kerja sama di bidang penerbangan sipil untuk Indonesia.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Maria Kristi Endah Murni di Jakarta, Jumat (5/4), mengatakan pembahasan tersebut dilakukan saat pihaknya melakukan pertemuan dengan delegasi ICAO di sela kunjungan kerja di Indonesia.

"Tujuan dari pertemuan ini untuk membahas kerja sama pengembangan kapasitas profesional di bidang penerbangan sipil untuk Indonesia," kata Kristi.

Kristi menyampaikan ICAO yang diwakili oleh ICAO APAC Regional Director Tao Ma, Chief of Operations of The Capacity Development and Implementation ICAO CDI Javier Lopez Gonzalez, dan Representative of The Capacity Development and Implementation ICAO CDI Matthieu Monteiro melakukan kunjungan ke Indonesia sejak 4-5 April 2024.

Dalam kunjungan tersebut, delegasi ICAO juga bertemu dengan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan, AirNav Indonesia, PT. Angkasa Pura I, PT. Angkasa Pura II, dan PT. Angkasa Pura Indonesia.

Pertemuan tersebut, kata Kristi, sebagai tindak lanjut penandatanganan Management Service Agreement (MSA) antara Indonesia dan ICAO yang ditandatangani di Korea tanggal 30 Mei 2023 di sela-sela Sidang Global Implementation Support Symposium (GISS).

"Terdapat ruang untuk kolaborasi seperti peningkatan sistem navigasi udara, pengembangan bandara, serta kebutuhan pengawasan keselamatan dan keamanan," ucap Kristi.

Lanjut Kristi mengatakan ICAO APAC akan mengimplementasikan proyek baru Government Safety Inspector (GSI) dalam rangka meningkatkan kompetensi inspektur para negara anggota ICAO yang lebih berkualitas di kawasan Asia Pasifik melalui penerapan konsep train the trainer.

"Proyek tersebut diselenggarakan pada tahun 2023 dan 2024," ucap Kristi.

Selain itu, tambah Kristi, delegasi ICAO secara khusus akan menawarkan asistensi untuk peremajaan fasilitas kenavigasian dan kebandarudaraan bagi AirNav Indonesia dan Angkasa Pura.

Menurut Kristi, semua program antara Ditjen Hubud Kemenhub dengan ICAO selaras dengan program Indonesia Emas 2045 di bidang penerbangan sipil. ICAO sangat mendukung program Indonesia Emas guna menyiapkan calon pemimpin masa depan bidang penerbangan dari Indonesia.

"Kami menyambut baik inisiatif-inisiatif baru untuk meningkatkan upaya mewujudkan sistem transportasi penerbangan sipil Indonesia yang lebih tangguh, aman, dan aman," ujar Kristi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.