Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harus Cepat Diputuskan, ASDP Ingin Pengoperasian Dermaga Indah Kiat Solusi Antrean di Merak

📅 Minggu, 07 Apr 2024, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harus Cepat Diputuskan, ASDP Ingin Pengoperasian Dermaga Indah Kiat Solusi Antrean di Merak Doc: ANTARA/Abdu Faisal
Ket. Sejumlah kendaraan pemudik tampak mengantre untuk naik kapal penyeberangan di Terminal Eksekutif Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu (6/4/2024).

Banten - Operator jasa penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menginginkan pengoperasian Dermaga Pelabuhan Indah Kiat sebagai solusi alternatif untuk mengurai kepadatan antrean kendaraan yang ingin masuk kapal penyeberangan di dermaga Pelabuhan Merak, Banten.

"Memang saat ini Pelabuhan Indah Kiat itu kami siapkan untuk sebagai penampungan. Untuk penggunaannya, kami masih menunggu arahan dari Kementerian Perhubungan, karena mereka nanti yang menugaskan kapal mana yang akan beroperasi di sana," kata Sekretaris Korporat ASDP Shelvy Arifin saat ditemui di Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu.

Shelvy mengatakan kendaraan yang ingin masuk kapal di Pelabuhan Merak bisa ditampung sementara di kantong parkir Dermaga Pelabuhan Indah Kiat yang memiliki daya tampung hingga 300 unit kendaraan.

Menurut dia, situasi saat ini terjadi karena lonjakan kendaraan yang antre untuk menaiki kapal di Merak saat arus mudik sudah mencapai tiga kali lipat dari jumlah kendaraan yang biasa dilayani ASDP sehari-hari.

"Untuk memberikan gambaran saja, di Merak itu rata-rata dalam keadaan normal, kami biasanya melayani sekitar 8.000 kendaraan. Jadi saat ini kalau kami menjual tiket 24 ribu sampai 25 ribu itu hampir tiga kali lipat jumlah yang biasa kami layani dalam sehari-harinya," kata Shelvy.

Karena itu, ASDP terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan (stakeholder) terkait, di antaranya Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan Direktorat Lalu Lintas Polda Banten, untuk memikirkan kebijakan operasional yang bisa mengendalikan antrean kendaraan.

Kebijakan seperti pihak kepolisian menerapkan "sistem buka-tutup" (delay system) di beberapa titik Jalur Cikuas Atas, sebelum kendaraan memasuki area Pelabuhan Merak dan siap naik ke atas kapal penyeberangan.

Kemudian ASDP bersama stakeholder terkait membuatkan "zona penampungan" atau "buffer zone" bagi kendaraan pemudik seperti di Dermaga Pelabuhan Indah Kiat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

29 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.