Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD Kabupaten Lembata Data Kejadian Bencana Akibat Cuaca Ekstrem

📅 Rabu, 03 Apr 2024, 17:20 WIB | Oleh:
BPBD Kabupaten Lembata Data Kejadian Bencana Akibat Cuaca Ekstrem Doc: ANTARA/Fransiska Mariana Nuka
Ket. Luapan air akibat hujan deras di salah satu tempat di Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata, NTT, Senin (1/4).

LARANTUKA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendata kejadian bencana alam berupa banjir dan tanah longsor akibat cuaca ekstrem sejak Selasa (2/4)."Ada longsor di beberapa segmen jalan dan menutup badan jalan sehingga akses jalan sempat terputus," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lembata Andris Koban ketika dihubungi dari Larantuka, Ibu Kota Kabupaten Flores Timur, Rabu.

BPBD Kabupaten Lembata mencatat satu tempat kejadian longsor di Desa Liwulagan segmen jalan Liwulagan-Boto dan 21 tempat di segmen jalan Bakan-Lewaji.

Untuk kejadian longsor, pihak BPBD Kabupaten Lembata telah berkoordinasi dengan segenap pemangku kepentingan kebencanaan guna penanganan darurat.

Penanganan terhadap ruas jalan yang sempat tertutup akibat longsor menggunakan alat berat milik Dinas PUPR Kabupaten Lembata dan pihak ketiga, serta dibantu unsur lainnya, seperti TNI dan Polri.

BPBD Kabupaten Lembata juga mencatat kejadian banjir yang menyebabkan putusnya akses jalan di Kecamatan Wulandoni, banjir di Pantai Harapan, Leworaja, dan Atakera.

"Di Desa Lamalera A, ada enam rumah tergenang banjir rendaman akibat luapan kali dari Lemanuk," kata Andris.

Pihaknya memperkuat koordinasi penanganan bencana saat cuaca ekstrem dengan berbagai pihak terkait.

Ia mengimbau masyarakat untuk mewaspadai banjir dan tanah longsor akibat cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi hingga 9 April 2024.

Ia meminta para camat, lurah, dan kepala desa untuk meneruskan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kepada masyarakat terkait dengan perkembangan cuaca.

"Kami sudah sampaikan lewat rantai komando desa," ujar dia.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang Sti Nenotek mengatakan cuaca ekstrem hingga 9 April 2024 disebabkan pusaran angin masuk di sebelah utara laut NTT sehingga membentuk daerah pertemuan dan belokan angin di wilayah NTT.

"Diprakirakan pada tanggal 4 April 2024 terpantau adanya daerah pusaran angin masuk di sebelah barat daya Sumba," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.