Filmpreneur Dorong Pengembangan Industri Perfilman Indonesia
📅 Minggu, 31 Mar 2024, 20:03 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rup
Doc: muhamad ma'rup
JAKARTA - Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia (BPI), Gunawan Paggaru, menilai peran filmpreneur penting untuk mendorong industri perfilman Indonesia. Menurutnya, filmpreneur bisa melakukan analisa pasar agar film-film Indonesia bisa masuk ke pasar internasional seperti festival film.
"Film-film kita bagus-bagus, tapi sering kurang optimal apresiasinya karena dikirim tidak dengan market analisis," ujar Gunawan, dalam konferensi pers Hari Film Nasional 2024, di Jakarta, Sabtu (30/3).
Dia menyebut, potensi melahirkan filmpreneur di Indonesia sangat mungkin mengingat ada 23 perguruan tinggi yang memiliki program studi (prodi) film dan 300 jursan film di SMK. Selain analisa pasar, riset dan pengembangan industri film juga penting.
"Misal kita perlu RND untuk film 6 bulan ke depan seperti apa. Korea sudah sepert itu. Prosesnya tidak hanya produser, tapi juga pemerintah. Ini kalau kita bicara film sebagai komoditi," jelasnya.
Masa Puncak
Sebaiknya Anda baca juga:
Direktur Perfilman, Musik, dan Media Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Ahmad Mahendra, menuturkan bahwa pemerintah terus berupaya memperkuat ekosistem perfilman nasional. Pemerintah terus memfasilitasi para pegiat film nasional serta bersinergi dengan pihak industri sinema guna memproduksi karya perfilman yang bermutu.
Dia menyebut, tahun 2023 merupakan masa puncak dari kebangkitan perfilman di Tanah Air. Produksi dan industri perfilman di Indonesia semakin berjaya di level nasional sekaligus mampu unjuk gigi di kancah internasional. "Berbagai program hingga terobosan pada bidang perfilman telah dilakukan untuk merangkai perfilman Indonesia dari hulu hingga hilir," katanya.
Mahendra menambahkan, masuknya masa puncak perfilman nasional tahun 2023 dan hingga saat ini ditunjang oleh banyaknya film Indonesia yang berpartisipasi dalam festival film Internasional. Tercatat sebanyak 50 judul film Indonesia telah mengikuti 24 festival film bertaraf internasional di 18 negara, antara lain Sundance Film Festival, Amerika Serikat, Clermont-Ferrand Film Festival, Perancis, Toronto Internasional Film Festival, Kanada, dan Bussan International Film Festival, Korea Selatan. "Semoga perfilman Indonesia dapat terus unjuk gigi di kancah nasional maupun internasional," ucapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, mengungkapkan rasa bangganya melihat kebangkitan dunia perfilman Indonesia saat ini. Menurutnya, kualitas film Indonesia terus meningkat dan tema yang diangkat dalam film-film Indonesia juga semakin beragam.
"Dampak positif dari perkembangan ini bisa dilihat dari bertambahnya kepercayaan masyarakat terhadap film karya anak bangsa. Semoga, Indonesia terus memiliki banyak sineas yang akan mengharumkan nama bangsa, serta meningkatnya jumlah masyarakat yang mencintai dan mendukung film karya Indonesia," terangnya.
Sebagai informasi, Kemendikbudristek bersama beberapa pihak terkait juga telah melaksanakan sejumlah rangkaian acara peringatan Hari Film Nasional ke-74 di berbagai kota. Acara tersebut berlangsung mulai tanggal 27 s.d. 31 Maret 2024 di Jakarta, Yogyakarta, Denpasar, Bukittinggi, serta beberapa daerah lainnya di Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!