Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Aktivitas Pasar di Bawean Berangsur Normal Usai Gempa

📅 Rabu, 27 Mar 2024, 00:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aktivitas Pasar di Bawean Berangsur Normal Usai Gempa Doc: ANTARA/Naufal Ammar Imaduddin
Ket. Sejumlah masyarakat beraktivitas di Pasar Kota Kusuma Sangkapura, Bawean, Gresik, Selasa (26/3/2025).

Gresik - Aktivitas di Pasar Kota Kusuma Sangkapura berangsur normal kembali sejak bencana gempa yang terjadi pada Jumat (22/3) melanda Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Pantauan ANTARA, pada Selasa pukul 08.00 WIB, sejumlah masyarakat berkerumun untuk membeli sejumlah bahan masakan. Di dalam pasar tersebut, menjual berbagai bahan makanan seperti beras, ayam, daging sapi, telur, dan lainnya.

Seorang pedagang daging sapi, Uding mengaku saat gempa pertama terjadi masih berjualan namun segera lari dan menutup dagangannya.

"Saat gempa kemarin kami masih berjualan, terus libur dua sampai tiga hari, yang lain juga kebanyakan libur," ucap Uding.

Namun, lanjutnya, stok daging untuk masyarakat masih aman, karena ia menyembelih sapinya sendiri.

"Setelah gempa kemarin saat kami libur tidak menyembelih karena takutnya basi, jadi selama libur tidak ada pemotongan hewan," katanya.

Lain dengan Uding, pedagang ayam asal Sungairujing yang bernama Sanwar tetap berjualan hingga hari ini meski saat gempa terjadi.

"Ya tetap jualan, tapi yang lain kebanyakan libur, kalau biasanya ada seratusan orang, saat gempa cuma sekitar 20 orang," kata dia.

Sanwar mengaku harus tetap berdagang agar segera terjual, karena harga ayam saat ini sedang naik.

"Sebelum puasa sudah naik harganya, sekarang satu kilogramnya Rp60 ribu," katanya.

Menurut dia, harga ayam sebelum puasa masih Rp45 ribu hingga Rp50 ribu per kilogramnya, dan naik saat puasa kemudian turun lagi setelah Lebaran.

"Kalau stok ayam di sini Alhamdulillah masih aman tapi tidak melimpah, setelah gempa besar kemarin juga masih banyak yang beli," ujarnya.

Jika daging ayam naik, lain lagi dengan komoditas beras yang saat ini di Pulau Bawean sedang turun harga.

"Saat ini harga satu karungnya Rp390 ribu, sebelumnya Rp400 ribu," kata pedagang beras Maryam asal Desa Sungairujing.

Sementara itu, seorang pembeli bernama Nur asal Desa Kotakusuma mengatakan ia sudah dua hari ini belanja di Pasar Kota untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Ya harus beli di pasar, kan lebih lengkap, jadi enak mau cari apa-apa sudah tersedia," katanya.

Dia berharap agar kejadian serupa tidak datang lagi, karena memang membuat trauma warga Bawean.

"Semoga tidak ada lagi gempanya, takut saya," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.