Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Taiwan Uji Pertahanan Udara dalam Latihan Besar-besaran Dini Hari

📅 Selasa, 26 Mar 2024, 14:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Taiwan Uji Pertahanan Udara dalam Latihan Besar-besaran Dini Hari Doc: CNA/Reuters
Ket. Anggota Angkatan Laut Taiwan dan media menaiki kapal operasi khusus dengan bendera Taiwan berkibar di atasnya selama latihan sebagai bagian dari demonstrasi untuk media, untuk menunjukkan kesiapan tempur menjelang liburan Tahun Baru Imlek.

TAIPEI - Taiwan menguji pertahanan udaranya pada Selasa (26/3) dalam latihan pagi hari menggunakan rudal permukaan-ke-udara, serta pasukan udara, darat, dan angkatan laut. Taiwan mengatakan akan terus mengintensifkan pelatihan untuk menghadapi aktivitas militer Tiongkok di wilayah tersebut.

Taiwan selama empat tahun terakhir mengeluhkan pesawat angkatan udara dan kapal angkatan laut Tiongkok beroperasi di dekat dan di sekitar pulau tersebut.

Komando angkatan udara Taiwan mengatakan dalam sebuah pernyataan singkat, antara pukul 05.00 hingga pukul 07.00 pihaknya telah melakukan "latihan rencana tempur pertahanan udara secara keseluruhan" dengan menggunakan rudal permukaan-ke-udara Sky Bow buatan dalam negeri dan rudal Patriot buatan AS yang dikombinasikan dengan pesawat terbang dan kapal angkatan laut.

Latihan dilakukan itu "untuk memeriksa dan memverifikasi komando tempur pertahanan udara gabungan dan kendali ketiga cabang", katanya, seraya menambahkan bahwa hasilnya "baik".

"Dalam menghadapi pesawat dan kapal Tiongkok yang sering melanggar batas wilayah laut dan udara sekitar Taiwan, angkatan udara akan terus meningkatkan intensitas pelatihannya untuk menghadapi potensi ancaman," kata angkatan udara.

Sebaiknya Anda baca juga:

Berbicara di Suao di pantai timur Taiwan, lokasi pangkalan angkatan laut utama, juru bicara Kementerian Pertahanan Taiwan Sun Li-fang mengatakan, meskipun tidak ada hubungan langsung antara apa yang disebutnya latihan rutin tahunan seperti ini dan ketegangan saat ini, ancaman dari Tiongkok terus berlanjut.

"Cara meningkatkan kemampuan militer kita secara keseluruhan sangatlah penting," katanya kepada wartawan.

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen telah mengawasi program modernisasi militer, termasuk pengembangan peralatan baru buatan Taiwan. Sebagian besar fokusnya tertuju pada angkatan laut, yang kalah jumlah dan persenjataannya dibandingkan armada Tiongkok.

Tsai pada hari Selasa menghadiri upacara serah terima dua kapal perang baru di Suao, keduanya korvet kelas Tuo Chiang, yang oleh angkatan laut Taiwan dijuluki sebagai "pembunuh kapal induk" karena kemampuan manuvernya yang tinggi, kemampuan siluman dan rudal anti-kapalnya.

Mereka juga dapat membawa rudal antipesawat Sky Sword.

Tsai, yang menyatakan bahwa dua kapal perang baru tersebut telah diserahkan satu tahun lebih cepat dari jadwal, mengatakan kepada petugas bahwa kapal-kapal yang dibuat di dalam negeri menunjukkan tekad Taiwan untuk melindungi kebebasan dan demokrasinya.

"Selama beberapa tahun terakhir kami dengan tegas menerapkan otonomi pertahanan nasional. Kapal-kapal buatan Taiwan telah diberi nama, diluncurkan, dan dikirim satu demi satu, semakin cepat," tambahnya.

Pemerintah Taiwan menolak klaim teritorial Tiongkok, dengan mengatakan hanya masyarakat pulau tersebut yang dapat menentukan masa depan mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.