Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Generasi Milenial Harus Punya Kapasitas Digitalisasi

📅 Senin, 25 Mar 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Generasi Milenial Harus Punya Kapasitas Digitalisasi Doc: ANTARA/HO-Pexels
Ket. Ilustrasi - Sistem digitalisasi.

Bantul - Bupati Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta Abdul Halim Muslih menyebutkan bahwa generasi milenial harus mempunyai kapasitas dalam memanfaatkan sistem digital, karena seluruh sektor di kehidupan sekarang ini tidak bisa dilepaskan dari digitalisasi.

"Generasi milenial dan post milenial wajib mempunyai kapasitas untuk mengatasi generasi X yang tidak ramah dan tidak terampil dalam memanfaatkan sistem digital," kata Bupati Bantul saat menjadi pembicara pada Training Legislatif Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) di Bantul, Minggu.

Menurut dia, generasi milenial dan post milenial akan menjadi akselerator atau agen-agen perubahan bangsa yang memiliki kapasitas, skill, kemampuan, dan ilmu pengetahuan mengenai digitalisasi ini untuk mendorong tercapainya Indonesia emas, Indonesia Maju 2045.

"Gunakanlah waktu sebaik-baiknya. Jangan buang-buang waktu dengan hal-hal yang tidak meningkatkan skill. Indonesia kini bergantung pada sumber daya manusia digital karena kita sedang berada di pusaran persaingan global," katanya.

Bupati mengatakan lebih lanjut, seluruh sektor di kehidupan kita saat ini tidak bisa dilepaskan dari digitalisasi. Bahkan sistem pertanian pun kini telah menggunakan digitalisasi.

"Dari pemantauan tanah dan pengelolaan irigasi hingga pemilihan varietas tanaman yang optimal, teknologi telah memungkinkan petani untuk mengoptimalkan produksi mereka," katanya.

Bupati Bantul juga mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bantul sekarang ini dalam penyelenggaraan pemerintahan sudah memulai menggunakan sistem digital, yaitu program Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

"SPBE ini adalah sistem baru dalam penyelenggaraan pemerintahan yang sudah mengakomodasi sistem digital di dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.