Harga Emas Melemah karena Dolar AS Menguat
📅 Sabtu, 23 Mar 2024, 06:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/REUTERS/Heinz-Peter Bader
Jakarta - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menurun pada Jumat waktu setempat atau Sabtu pagi WIB karena penguatan dolar Amerika Serikat (AS).
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April tercatat menurun 24,70 dolar AS atau 1,13 persen menjadi ditutup pada 2.160,00 dolar AS per ounce.
Setelah kenaikan harga emas pada pekan ini mencapai rekor tertinggi, pedagang secara jangka pendek mengambil untung, sehingga semakin meredam harga emas.
Emas berjangka masih memiliki keunggulan teknis (menunjukkan prospek positif) dalam jangka pendek secara keseluruhan, tetapi tampaknya momentum kenaikan emas berjangka sedang melambat.
Analis pasar berpendapat bahwa target harga kenaikan emas berikutnya berada di atas resistensi kuat pada rekor tertinggi 2.225,30 dolar, dan target harga penurunan jangka pendek berikutnya berada di bawahsupportteknis yang kuat di 2.149,20 dolar.
Laporan produk domestik bruto AS akan dirilis pada Kamis (28/3), seiring dengan data inflasi pada Jumat (29/3).
Sebaiknya Anda baca juga:
Terkait logam mulia perak, untuk pengiriman Mei menurun 16,40 sen atau 0,66 persen menjadi ditutup pada 24.843 dolar AS per ounce. Harga platinum untuk pengiriman April menurun 14,60 dolar AS atau 1,60 persen ditutup menjadi 898,40 dolar AS per ounce.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!