Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keren Membanggakan, BRIN Berhasil Kembangkan Cat Antideteksi Radar

📅 Jumat, 22 Mar 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren Membanggakan, BRIN Berhasil Kembangkan Cat Antideteksi Radar Doc: ANTARA/HO-BRIN
Ket. BRIN bersama PT Pindad dan PT Sigma Utama melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama aplikasi magnetik pintar yang digunakan sebagai pigmen cat antideteksi radar di Bandung, Jawa Barat, Rabu (20/3/2024).

Jakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengembangkan produk pigmen cat antideteksi radar yang dapat dipakai untuk mendukung alat utama sistem senjata atau alutsista.

Kepala Pusat Riset Material Maju BRIN Wahyu Bambang Widayatno mengatakan pihaknya selalu mendorong para periset agar setiap riset yang dihasilkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Bagaimana hasil-hasil riset itu bermanfaat bagi masyarakat, salah satunya mendorong para periset untuk kolaborasi dengan industri," kata Wahyu dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Pada 20 Maret 2024 di Bandung, Jawa Barat, BRIN bersama PT Pindad dan PT Sigma Utama telah melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama untuk mengembangkan produk inovatif tersebut ke ranah industri.

Direktur Utama Sigma Utama Benny Simanjuntak berharap kerja sama itu bisa memberikan nilai tambah, bukan untuk mengejar keuntungan saja, tetapi memperkuat pertahanan dan keamanan Indonesia.

Sigma Utama juga melakukan riset panel surya dan terungkap bahwa bahan magnetik pintar yang digunakan dalam cat antideteksi radar juga bisa berfungsi sebagai panel surya.

Direktur Teknologi dan Pengembangan Pindad Sigit Santosa mengingatkan pentingnya semua pihak yang terlibat untuk sama-sama berhitung secara seksama terkait keuntungan dengan melakukan strategi khusus agar kerja sama tersebut bisa diterapkan dan menjadi prioritas khusus.

"Kerja sama riset itu menjadi capaian luar biasa yang akan menjaditeaching labdari masing-masing periset yang juga langsung masuk hilirisasi, industri kemitraan, serta dukungan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)," ujarnya.

Lebih lanjut Sigit berharap kerja sama yang terjalin tidak hanya di sisiscience memorysaja, tetapi terus berlanjut pada item-item produksi di Pindad.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

51 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.