Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bupati: Pendidikan dan Kesehatan Jadi Program Prioritas di Manokwari

📅 Jumat, 22 Mar 2024, 07:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati: Pendidikan dan Kesehatan Jadi Program Prioritas di Manokwari Doc: ANTARA/Ali Nur Ichsan
Ket. Bupati Manokwari Hermus Indou.

Manokwari - Bupati Manokwari, Papua Barat Hermus Indou menyebut pembangunan bidang pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan tetap menjadi prioritas utama Pemkab setempat guna meningkatkan kualitas dan derajat hidup masyarakat.

"Program pelayanan publik seperti pemberdayaan ekonomi kerakyatan, pendidikan dan kesehatan tetap harus dimaksimalkan," kata Hermus di Manokwari, Jumat.

Menurut dia, pembangunan bidang pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan itu sangat terkait erat dengan upaya pemerintah menaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Pada 2024 ini, IPM Kabupaten Manokwari mencapai 72 poin, merupakan yang tertinggi di wilayah Provinsi Papua Barat.

"Kenaikan IPM itu merupakan salah satu indikator kemajuan yang dicapai Kabupaten Manokwari saat ini," ujarnya.

Hermus menyebut APBD Manokwari 2024 sebesar lebih dari Rp1,4 triliun sebagian besar difokuskan untuk membiayai sejumlah proyek infrastruktur strategis di Manokwari sebagaimana telah ditetapkan dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Anggaran terbesar tersedot untuk program pengadaan tanah, termasuk ganti rugi lahan warga terdampak.

Beberapa proyek strategis yang kini tengah dikerjakan Pemkab Manokwari seperti pengembangan Bandara Rendani, pembangunan Pasar Sanggeng, penataan kawasan ruang terbuka Borarsi, alih trase jalan menuju Bandara Rendani dan pelebaran Jalan Sudjarwo Condronegoro.

"Semua bermuara untuk kesejahteraan masyarakat Manokwari. Kami sedang berjuang membangun kota ini agar lebih produktif. Kalau kita tidak lakukan itu berarti kita tinggal kelas," kata Hermus.

Gencarnya pembangunan infrastruktur di Manokwari dalam kurun waktu dua tahun terakhir, menurut dia, semata-mata dalam rangka memperbaiki wajah ibukota Provinsi Papua Barat itu agar bisa bersaing dengan kota-kota lainnya di Indonesia.

"Manokwari sebagai ibukota Papua Barat harus bisa berkompetisi dengan 38 ibukota provinsi, dan 500 lebih kabupaten/kota di Indonesia. Manokwari ke depan harus produktif secara ekonomi untuk bisa membiayai dirinya sendiri," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kepala Bapanas: Stok Beras ...

Jakarta Terima Hadiah Ultah Mencapai Rp22,2 Triliun

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...
Ekonomi
Asik, Sambut Libur Sekolah ...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.