Africom Ingatkan AS Harusnya Khawatir dengan Pengaruh Rusia dan Tiongkok di Afrika
📅 Jumat, 22 Mar 2024, 00:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara/Xinhua
Washington - Amerika Serikat seharusnya sangat khawatir dengan meningkatnya keberadaan Rusia dan Tiongkok di Afrika, sebut panglima Komando Afrika AS (Africom) Jenderal Michael Langley.
Langley menyatakan hal itu dalam rapat dengar pendapat dengan Komite Angkatan Bersenjata DPR AS pada Kamis.
"Seharusnya kita sangat khawatir," kata dia ketika ditanya seberapa besar kekhawatiran Washington dengan meningkatnya pengaruh Rusia dan Tiongkok di Afrika.
Langley berdalih bahwa kedua negara itu berusaha menggantikan Barat, khususnya AS, di benua tersebut.
Rancangan anggaran Presiden AS Joe Biden untuk tahun fiskal 2025 mengusulkan dana baru senilai 25 juta dolar (sekitar Rp389,8 miliar) untuk meredam pengaruh Rusia di Afrika.
Negara-negara Barat dalam berbagai kesempatan telah mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap peningkatan hubungan diplomatik dan militer Rusia dengan Afrika.
Menanggapi kekhawatiran Barat itu, para pejabat Rusia mengatakan bahwa sejarah kolonialisme membuat Barat memandang Afrika sebagai pemain independen dalam geopolitik global.
Sebaliknya, Rusia menganggap bangsa-bangsa Afrika sebagai negara-negara berdaulat yang menentukan sendiri dengan siapa mereka menjalin hubungan, kata para pejabat itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!