Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Benny Susetyo Soroti Perlunya Memperbarui Metode Pengajaran Pancasila di Dunia Pendidikan

📅 Kamis, 21 Mar 2024, 14:59 WIB | Oleh:
Benny Susetyo Soroti Perlunya Memperbarui Metode Pengajaran Pancasila di Dunia Pendidikan Doc: istimewa
Ket. Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP, Antonius Benny Susetyo (ketiga dari kanan) dalam Forum Curah Pikir Pusat Kajian Pancasila di Jakarta pada 20 Maret 2024.

JAKARTA - Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Antonius Benny Susetyo, menyoroti pentingnya terus memperbaharui pendekatan dalam metode pengajaran Pancasila sesuai perkembangan dan perubahan atmosfer dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal ini sejalan dengan pernyataan Anggota Dewan Pengarah BPIP Amin Abdullah Amin Abdullah bahwa BPIP perlu membangun pendekatan yang tidak hanya formal terhadap kementerian dan badan yang bertanggung jawab terhadap penerapan buku teks utama Pancasila.

Pernyataan tersebut diungkapkan dalam Forum Curah Pikir Pusat Kajian Pancasila yang digelar Kedeputian Pengkajian dan Materi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Jakarta pada 20 Maret 2024. Kegiatan ini bertujuan memperkuat penerapan Buku Teks Utama Pancasila yang akan digunakan mulai tahun ajaran baru Juli 2024.

Benny juga menekankan perlunya BPIP untuk maju dan tidak terjebak dalam kegiatan seremonial yang kurang efektif dalam upaya penerapan buku teks utama Pancasila pada peserta didik.

Menghadapi momen tahun ajaran baru, Benny menyarankan agar BPIP mulai menjalin komunikasi dengan pihak terkait secara efektif, sehingga buku teks utama Pancasila dapat digunakan peserta didik dengan tepat waktu.

Selain Benny dan Amin Abdullah, forum tersebut dihadiri Deputi Pengkajian dan Materi BPIP Surahno, serta para stakeholder terkait buku teks utama Pancasila, seperti tokoh pendidik dan guru PPKn.

Acara ini juga dihadiri oleh 50 orang tokoh dan pakar pendidikan yang secara aktif berpartisipasi dalam diskusi dan forum curah pikir. Mereka memberikan kontribusi penting dalam merumuskan langkah-langkah konkret untuk memperkuat pengajaran dan penerapan nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk meningkatkan pemahaman dan implementasi Pancasila dalam pendidikan, Forum Curah Pikir Pusat Kajian Pancasila ini diharapkan akan menjadi awal yang baik untuk transformasi positif dalam sistem pendidikan di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.