Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Operasi SAR Diperpanjang Usai Penemuan Jasad Korban Kapal Yuiee Jaya 2 yang Tenggelam di Selayar

📅 Selasa, 19 Mar 2024, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Operasi SAR Diperpanjang Usai Penemuan Jasad Korban Kapal Yuiee Jaya 2 yang Tenggelam di Selayar Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Basarnas
Ket. Tim SAR gabungan saat mengevakuasi satu jenazah korban Kapal Yuiee Jaya 2 yang terbalik dan tenggelam diterjang ombak di perairan Selayar yang mengapung sekitar 100 meter dari bibir pantai Pulau Kayuadi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Senin (18/3/2024).

Makassar - Basarnas Makassar Sulawesi Selatan akhirnya memperpanjang Operasi SAR hingga tiga hari ke depan untuk pencarian korban Kapal Yuiee Jaya 2 yang tenggelam di Perairan Selayar, seusai menemukan satu jasad korban bernama Husama di perairan setempat.

"Atas berbagai pertimbangan, setelah melakukan briefing dengan unsur yang terlibat, maka operasi SAR kami perpanjang hingga tiga hari ke depan," kata On Scene Coordinator (OSC) Operasi SAR Yuiee Jaya 2 Andi Sultan melalui keterangan persnya yang diterima di Makassar, Senin.

Dia menjelaskan, selain itu, pada Senin sore satu jenazah ditemukan mengapung di sekitar 100 meter dari bibir pantai Pulau Kayuadi, setelah diindentifikasi pihak keluarga identitasnya diketahui bernama Husama. Selanjutnya, jasad korban telah dimakamkan warga di Pulau Kayuadi.

Meskipun telah memasuki hari ketujuh pencarian, katanya, sesuai Standar Operasi Prosedur (SOP) Basarnas dalam operasi SAR pencarian korban maksimal dilakukan selama tujuh hari. Kendati demikian, atas segala pertimbangan maka operasi SAR di perpanjang tiga hari ke depan.

Operasi pencarian lanjutan dibagi dalam tiga SRU (Search Rescue Unit) dengan melakukan pencarian di beberapa titik lokasi yang terbagi menjadi tiga sektor, dan pencarian telah diperluas hingga 147 nautical mil (Nm).

Khusus di sektor I (RIB Pos SAR Selayar) bergerak dari Pulau Jinato melakukan pencarian di sekitar Kawasan Taman Nasional Taka Bone Rate dengan luas area 586 Nm² Space 2 Nm.

Sektor II (Kapal Nelayan) bergerak dari Pulau Rajuniuntuk melakukan pencarian di sekitar Kawasan Taman Nasional Taka Bone Rate dengan luas area 586 Nm² Space 2 Nm.

Sedangkan di sektor III (KN SAR Kamajaya) bergerak dari Pulau Jampea menuju bagian timur Taman Nasional Taka Bone Rate dengan luas area pencarian 936 Nm² Space 3 Nm.

Sultan menambahkan, Tim SAR Gabungan bahkan telah menyisir pulau kosong tidak berpenghuni seperti Pulau Sane Sane, Pulau Jailamu, Pulau Polassi, serta bagian selatan Pulau Nambolaki, namun pencarian masih nihil.

"Dengan penambahan waktu tiga hari, maka pencarian akan dimaksimalkan. Semoga 19 korban dapat segera ditemukan," kata Andi Sultan.

Hingga hari ketujuh Operasi SAR terhadap korban kecelakaan kapal Yuiee Jaya II telah ditemukan 12 orang selamat, empat orang meninggal dunia, dan 19 orang masih dalam pencarian Tim SAR gabungan.

Berikut data 12 orang korban selamat ,yakni Dian Kurniawan, Amirrulhaq, M Zaki Muntaha, Waryen, Tahmid, Amiluddin, Adi Bagus Panuntun, Septo Guntoro, Maulana Dwi Anggoro, Sun Hen Lakis, Muzakkir Lakis, dan Amat Subechan.

Data empat korban meninggal dunia masing-masing Masrul Azam (dimakamkan di Pulau Kayuadi), Acmad Subkhi (dimakamkan di Pulau Jampea), Ahmad Ihram Kholis (dimakamkan di Pulau Kayuadi), dan Husama (dimakamkan di Pulau Kayuadi).

Korban sementara yang masih dalam pencarian sebanyak 19 orang, yaitu Andreansyah, Mohamad Irkham, Agus Budianto, Aditya Saifudin, Ahmad Mahrus, Ahmad Musyaffa, Aji Santoso, Ayuhan, Dhukron, Edi Surito, Haidar Muthohar Ahmad, Hendy Dianto, Ifnu Prastian, Kristanto, M Khoirul Anam, M Zuhdanul Mahrom, Rizal, Wahyono, dan Zaenal Abidin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Modena Tawarkan Diskon hingga 77 Persen di PRJ

34 menit yang lalu | Haryo Brono

Rona
Modena Tawarkan Diskon hing...
Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.