Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gunung Berapi di Semenanjung Islandia Meletus Lagi

📅 Minggu, 17 Mar 2024, 14:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Berapi di Semenanjung Islandia Meletus Lagi Doc: AFP
Ket. Langit berwarna jingga saat lava mengalir keluar dari celah gunung di semenanjung Reykjanes di utara kota Grindavik , Islandia bagian barat pada 16 Maret 2024.

REYKJAVIK - Gunung berapi kembali memuntahkan lava di semenanjung Reykjanes, Islandia pada Sabtu (16/3), letusan keempat yang melanda wilayah tersebut sejak Desember, kata pihak berwenang.

Letusan gunung berapi telah dimulai antara Stora Skogfell dan Hagafell di Semenanjung Reykjanes, menurut pernyataan dari Kantor Meteorologi Islandia (IMO). Gambar video langsung menunjukkan lava merah menyala dan asap yang mengepul.

Departemen Perlindungan Sipil dan Manajemen Darurat Islandia mengumumkan telah mengirim helikopter untuk mempersempit lokasi pasti retakan baru tersebut.

Beberapa menit sebelum letusan, IMO mengeluarkan pernyataan bahwa aktivitas seismik mengindikasikan adanya peningkatan kemungkinan terjadinya letusan.

Media lokal melaporkan evakuasi di kota nelayan Grindavik telah dimulai, dan warga menerima pesan teks yang memberitahu mereka untuk segera mengungsi.

Pada 19 Ferbuari lalu, sekitar 4.000 penduduk Grindavik baru diizinkan kembali ke rumah mereka setelah dievakuasi pada 11 November, meskipun hanya sebagian kecil yang memilih untuk melakukannya.

Pada saat itu, gempa bumi merusak bangunan dan menimbulkan retakan besar di jalan.

Gempa tersebut diikuti dengan retakan gunung berapi pada tanggal 18 Desember yang menyelamatkan desa tersebut.

Namun retakan terjadi tepat di pinggir kota, pada bulan Januari, menyebabkan lava mengalir ke jalan-jalan dan membuat tiga rumah menjadi abu, diikuti letusan ketiga di dekat desa tersebut pada tanggal 8 Februari.

Islandia merupakan rumah bagi 33 gunung berapi aktif, jumlah tertinggi di Eropa.

Ia terletak di Punggung Bukit Atlantik Tengah, sebuah retakan di dasar laut yang memisahkan lempeng tektonik Eurasia dan Amerika Utara.

Namun hingga Maret 2021, semenanjung Reykjanes belum mengalami letusan selama delapan abad.

Letusan lebih lanjut terjadi pada bulan Agustus 2022 dan pada bulan Juli dan Desember 2023, sehingga para ahli vulkanologi berpendapat bahwa letusan tersebut mungkin merupakan awal dari era baru aktivitas seismik di wilayah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.