Kapal Kato, Alat Transportasi Mewah Peninggalan Sultan Syarif Kasim
📅 Sabtu, 16 Mar 2024, 06:25 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Istimewa
Salah satu peninggalan Kesultanan Siak Sri Indrapura adalah Kapal Kato. Kapal ini dapat dilihat di bagian luar kompleks Istana Siak Indrapura di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kampung Dalam, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.
Kapal ini dulunya milik Sultan Syarif Kasim (SSK) II, seorang Sultan Siak ke-12 yang memerintah selama 30 tahun yakni dari tahun 1915 sampai 1945. Ia lahir di Kesultanan Siak Sri Indrapura pada 1 Desember 1893 dan meninggal di Rumbai, Pekanbaru, Riau, 23 April 1968.
Selama pemerintahannya, ia membeli kapal yang saat ini disebut dengan Kapal Kato. Alat transportasi kerajaan ini merupakan salah satu koleksi barang mewah Sultan Siak. Kapal ini digunakan Sultan Syarif Kasim II untuk untuk mengunjungi daerah-daerah kekuasaannya ataupun berwisata dengan keluarga kerajaan
Berbeda dengan kapal tradisional umumnya yang terbuat dari kayu, kapal ini terbuat dari besi yang kuat bahkan masih utuh hingga sekarang. Dimensi kapal memiliki panjang 12 meter dengan bobot mencapai 15 ton. Untuk menggerakkan kapal, terdapat mesin uap berbahan bakar batu bara untuk mendidihkan air sebagai pendorong piston mesin uap.
Kapal ini terdiri dari dua lantai, bagian bawah menggunakan jendela penutup seperti kapal pada umumnya, dan di lantai atas dibiarkan terbuka untuk tempat duduk para penumpangnya. Meskipun dibuat pada masa lampau, dari desainnya terlihat sudah indah seperti halnya desain kapal saat ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Setelah sempat tidak terawat, kapal ini kembali molek. Lambungnya dicat putih dengan tiang-tiang besi di bagian atas berwarna hitam. Sementara lantai atas berwarna coklat dengan atap melingkar dan sebuah tiang besi besar di bagian tengahnya.
Istana Siak dan wisata Kapal Kato memang cocok dijadikan sebagai destinasi wisata keluarga di hari libur. Di destinasi ini pengunjung bisa dengan bebas melihat beragam koleksi istana termasuk berfoto-foto dengan berbagai sudut bangunan dan benda bersejarah.
Berbagai benda-benda peninggalan Kesultanan Siak Sri Indrapura juga dapat dilihat di Istana Siak. Untuk bisa melihatnya, setiap pengunjung harus membayar tiket sebesar 5.000 rupiah untuk anak-anak dan 10.000 rupiah untuk dewasa. hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!