TikTok Bakal Dilarang di AS, Para Kreator Konten Protes
📅 Kamis, 14 Mar 2024, 11:27 WIB | Oleh: Tim PenulisSummer Lucille, yang akun TikToknya dijuluki 'Juicy Body Goddess', memiliki 1,4 juta follower, menggambarkan platform tersebut kaya akan informasi mentah secara real-time dan memiliki algoritma rekomendasi "seperti emas".
Espinoza, yang baru menginjak usia 18 tahun, juga yakin pejabat terpilih yang mendukung RUU tersebut akan mendapat "kejutan besar" karena ia dan generasi seusianya yang menyukai TikTok mengungkapkan kemarahan mereka.
"Ini tahun pertama saya memberikan suara dan banyak orang seusia saya menentang larangan TikTok ini," kata Espinoza.
Namun, beberapa pengguna TikTok mengatakan kepada AFP, mereka terbuka terhadap undang-undang yang dapat melindungi mereka serta mempertahankan keamanan nasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Aspek kecanduannya adalah sesuatu yang tidak kita bicarakan," kata Victor Pelatere, seorang warga Boston berusia 20 tahun, kepada AFP.
"Ide pembusukan otak TikTok secara keseluruhan - lonjakan dopamin besar-besaran, dan tidak adanya rentang perhatian - hal-hal seperti itu bagus untuk dilarang."
Annmarie Fitzgerald, 22 tahun dari Boston, termasuk di antara mereka yang berbicara tentang mungkin terlalu banyak menggunakan TikTok.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Bayangkan beberapa tahun lalu, kita tidak memilikinya. Tidak apa-apa jika kita tidak memilikinya lagi," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!