TikTok Bakal Dilarang di AS, Para Kreator Konten Protes
📅 Kamis, 14 Mar 2024, 11:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AP/J.Scott Applewhite
WASHINGTON - Para kreator konten TikTok menyuarakan kemarahannya pada Rabu (13/3) atas rancangan undang-undang yang dapat membatalkan platform tersebut di Amerika Serikat. RUU tersebut bertentangan dengan akal sehat dan kebijaksanaan finansial.
Dewan Perwakilan Rakyat AS menyetujui RUU yang akan memaksa TikTok melakukan divestasi dari pemiliknya di Tiongkok atau dilarang karena dugaan memiliki hubungan dengan Partai Komunis Tiongkok.
"Jika itu benar-benar soal apa yang mereka katakan, maka kami akan melakukan percakapan ini dengan (pemilik X) Elon Musk, yang pada dasarnya dapat mengubah politik Amerika dalam sekejap," kata kreator TikTok Ariella Elm kepada AFP di luar Gedung Putih.
Elm, yang mengaku sebagai aktivis politik, memiliki sekitar 287.000 follower di TikTok.
Presiden Joe Biden mengatakan akan menandatangani RUU tersebut menjadi undang-undang jika sudah sampai di mejanya, tetapi RUU tersebut harus lolos ke Senat terlebih dahulu.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ada kemungkinan besar (TikTok) bisa dilarang, dan itu gila," kata kreator TikTok Nathan Espinoza, yang menggunakan nama user 'beowulftiktok', kepada AFP. "Anggota parlemen tidak memahami betapa besarnya masalah ini."
"Seluruh bagian komentar di video yang saya posting tentang topik ini dibanjiri dengan tanggapan yang sangat negatif, orang-orang tidak senang sama sekali."
TikTok bersikukuh bahwa pemerintah Tiongkok tidak melakukan tindakan apa pun.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Banyak anggota parlemen yang membuat ini terdengar seolah-olah hanya berisi propaganda Tiongkok atau berisi pesan-pesan dari Partai Komunis Tiongkok," kata Espinoza.
"Tetapi bagi saya, ini satu-satunya media sosial di mana saya melihat representasi yang merata dari semua sisi politik."
User Muda, Pemilih Muda
TikTok memainkan peran utama dalam industri media digital dan dalam hal pemasaran, khususnya untuk usaha kecil, Espinoza beralasan.
Jutaan orang mulai dari politisi hingga remaja dan pengusaha akan merasakan dampaknya jika TikTok ditutup di Amerika Serikat, kata kreator konten gaya hidup Steven King, yang akun 'btypep'-nya memiliki 6,8 juta follower.
"Tidak ada rasa kebersamaan di platform mana pun dibandingkan dengan apa yang diciptakan TikTok," kata King.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!