Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gelar ESG Innovation Workshop, Innovesia Dorong Praktik Bisnis Berkelanjutan

📅 Kamis, 14 Mar 2024, 13:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gelar ESG Innovation Workshop, Innovesia Dorong Praktik Bisnis Berkelanjutan Doc: Dok. Innovesia

Innovesia, perusahaan konsultasi yang berfokus pada inovasi, menyelenggarakan Environmental, Social, and Governance (ESG) Innovation Workshop pada Sabtu, 24 Februari 2024. Bertempat di kantor Innovesia, workshop ini ditujukan untuk memperdalam wawasan Innovesia dan mitra mengenai konsep dan praktik ESG bagi keberlangsungan bisnis.

Diperkenalkan pertama kali dalam laporan United Nation's Principles for Responsible Investment (UN PRI), yang mencakup laporan Freshfield dan "Who Cares Wins" pada 2006, ESG merupakan upaya untuk memperhatikan dimensi sosial, lingkungan, dan tata kelola perusahaan dalam pengambilan keputusan investasi dan pengukuran kinerja bisnis. Sejak saat itu, penekanan terhadap ESG semakin meningkat seiring meluasnya minat investor institusional untuk berinvestasi di perusahaan-perusahaan yang berkomitmen kuat terhadap kriteria ESG.

Mia Astari, VP of Corporate Innovation di Innovesia, menilai kinerja ESG sebagai pertimbangan dalam keputusan investasi tak lepas dari kemanfaatannya untuk mendorong transparansi, akuntabilitas, dan perubahan praktik bisnis menuju keberlanjutan. Hal inilah yang diyakini akan membawa keberhasilan jangka panjang bagi perusahaan sebagaimana yang dikemukakan oleh McKinsey dalam survei terbarunya.

"Perusahaan yang mencapai pertumbuhan dan profitabilitas yang lebih kuat seraya meningkatkan kinerja ESG mampu memberikan total shareholder return dua poin persentase lebih besar dibandingkan perusahaan yang hanya unggul pada metrik keuangan," ujar Mia Astari.

Sebagai perusahaan konsultasi yang terus berupaya mendorong perusahaan dan entitas organisasi lainnya untuk mencapai keunggulan kompetitif melalui inovasi, Innovesia berkomitmen menyediakan platform bagi mitra-mitranya dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra di area kritis ini. Pelaksanaan ESG Innovation Workshop pada 24 Februari 2024 lalu merupakan salah satu perwujudan komitmennya.

"Terkait ESG, Innovesia memiliki misi dalam mewujudkan inovasi bisnis yang bertanggung jawab serta mampu membantu mitra dan klien dalam memenuhi kinerja ESG dengan cara-cara inovatif dan tentunya meningkatkan nilai perusahaan mereka," jelas Mia Astari.

Dalam workshop tersebut Innovesia turut mengundang Praktisi ESG, As'ad Nugroho, yang telah membantu banyak perusahaan di Indonesia dalam mengimplementasikan kinerja ESG. Selama satu hari penuh, peserta difasilitasi untuk berbagi pengetahuan dan memperdalam pemahaman tentang konsep dan praktik ESG beserta matriks kinerjanya. Disampaikan pula mengenai rating dan studi kasus implementasi ESG dari berbagai perusahaan ternama di dalam dan luar negeri.

"Pelatihan ini tidak hanya memberikan wawasan mendalam tentang konsep ESG, tetapi juga menyoroti metrik dengan menyajikan studi kasus untuk memberikan ilustrasi konkret dalam mengukur dan mengevaluasi dampak ESG secara praktis. Materi yang disajikan sangat komprehensif, mencakup pemahaman tentang integrasi ESG sebagai bagian strategis dalam bisnis dan penjelasan mengenai standar dan pelaporan ESG," ujar Satrio yang kini bekerja sebagai Associates di AMBIZ.

ESG Innovation Workshop bersama Innovesia dinilai Satrio mampu membuka wawasan baru dan menginspirasi perusahaan untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip ESG ke dalam operasional mereka yang pada akhirnya membantu perusahaan menciptakan operasional bisnis yang berkelanjutan.

"Secara keseluruhan, pelatihan ini tidak hanya memberikan inspirasi, tetapi juga memberikan bekal pengetahuan yang mendalam dan relevan untuk mendorong keberlanjutan dalam dunia bisnis," ungkap Satrio meneruskan.

Senada, peserta workshop lainnya, Ayu Warsito berharap implementasi ESG oleh banyak perusahaan akan mampu meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan yang terwujud melalui penggunaan sumber daya dan bahan baku yang ramah lingkungan secara lebih bertanggung jawab.

"Buat saya yang awam soal ESG, pelatihan ini membuka wawasan dan pengetahuan baru tentang ESG. Ekonomi hijau atau biru yang amat dekat dengan ESG yang saat ini dibicarakan banyak orang, menjadi tantangan sekaligus peluang untuk lebih peduli pada isu sustainability, yang mana baik untuk alam atau lingkungan kita," tutur Ayu yang kini aktif sebagai Design Thinking Facilitator.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.