Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendikdasmen: Pemerintah Luncurkan Tiga Program Bantuan untuk Guru

📅 Rabu, 06 Agu 2025, 15:47 WIB | Oleh:
Kemendikdasmen: Pemerintah Luncurkan Tiga Program Bantuan untuk Guru Doc: RRI/Yusuf Bagus
Ket. Sekjen Kemendikdasmen, Suharti

JAKARTA - Pemerintah meluncurkan tiga program strategis bantuan untuk guru sebagai bentuk afirmasi negara terhadap pendidikan. Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar, dan Menengah (Sekjen Kemendikdasmen), Suharti, menyebut program ini sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Acara ini merupakan wujud nyata perhatian dari Bapak Presiden terhadap peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru,” ujar dia dalam acara Kado HUT RI dari Presiden untuk Guru, di Jakarta, Rabu (6/8).

Suharti menegaskan guru merupakan ujung tombak, dalam peningkatan kualitas pendidikan nasional secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Adapun bantuan pertama berupa insentif bagi 341.248 guru non-ASN yang telah memenuhi syarat kualifikasi akademik minimum. Setiap guru akan menerima insentif sebesar 300 ribu per bulan selama tujuh bulan sekaligus.

“Jadi bapak ibu penerima hari ini tentu sudah sebagian besar sudah menerima anggaran tersebut 2,1 juta per guru. Kami berharap para penerima segera mengikuti pendidikan profesi, sehingga lebih layak untuk menerima tunjangan profesi," ucap dia.

Suharti menyebut, dukungan berikutnya berupa subsidi upah bagi 253.407 guru PAUD non-formal yang menerima dua bulan insentif sekaligus. Kemudian, program terakhir, yakni bantuan afirmasi kualifikasi akademik untuk guru yang belum menempuh pendidikan S1 atau D4.

Menggunakan skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), sebanyak 12.500 guru bisa menempuh dua semester di 112 perguruan tinggi mitra.

"Sampai hari ini sekitar 7.000 orang sudah mendaftar untuk mengikuti program ini," kata dia.

"Tentu kami berharap 5.500 nya akan segera mendaftar untuk bisa mengikuti pelaksanaan pendidikan tahun ini juga. Para guru yang sudah mengikuti pendidikan S1-D4, lebih lanjut juga akan layak untuk mengikuti pendidikan profesi guru," ucap Suharti. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.