Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Google Ingatkan Pentingnya Penerapkan 'Ethical AI'

📅 Rabu, 13 Mar 2024, 00:02 WIB | Oleh:
Google Ingatkan Pentingnya Penerapkan 'Ethical AI' Doc: ISTIMEWA
Ket. KOMANG TRYANA Machine Learning Engineer Devoteam G Cloud Indonesia - Untuk membuat AI menjadi beraksi optimal dan meminimalkan risiko, perusahaanperusahaan perlu menerapkan ethical AI.

JAKARTA - Sektor bisnis di Indonesia diperkirakan akan kian ramai dengan mengadopsi kecerdasan buatan generatif atau generative artificial intelligence (Gen AI). AI akan mampu membuat konten marketing, mendesain produk, bahkan membantu management level dalam mengambil keputusan.

"Nantinya, AI bukan hanya membantu individu dalam mengotomatisasi pekerjaan, melainkan menjadi partner untuk kolaborasi. Jadi seperti punya asisten AI," ujar Machine Learning Engineer Devoteam G Cloud Indonesia, Komang Tryana, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Seperti dikutip dari Antara, Komang menjelaskan sekarang ini semua industri, baik digital native, ritel, keuangan, hingga kesehatan, sudah mengadopsi Gen AI. Menurut Komang, industri kecil atau UMKM pun dapat dengan mudah mengadopsi teknologi tersebut, karena di Google Cloud Platform (GCP) sudah disediakan tools pemakaiannya agar menjadi lebih seamless.

Komang mencontohkan untuk bidang gaya hidup, adopsi AI memiliki use case yang sangat beragam. Misalkan, di dunia fesyen, AI bisa memudahkan padu padan outfit of the day (OOTD) berdasarkan koleksi pakaian yang dimiliki.

Di industri kecantikan, AI bisa menjadi skintelligence, yang bisa menyarankan perawatan personal, memberi ide gaya make up sesuai bentuk wajah atau merekomendasikan produk.

Di bidang travel, AI membantu menyiapkan itinerary wisata secara otomatis berdasarkan persona dan anggaran setiap orang. "Jadi, ruang lingkup industrinya sangat luas, sehingga AI bisa sangat personal dan relatable bagi khalayak banyak," imbuhnya.

Efisienkan Pekerjaan

Bagi pebisnis yang ingin beradaptasi dengan AI, Komang berbagi beberapa tip yakni mengenali lebih dalam potensi dari AI, karena AI tentunya dapat mengefisienkan pekerjaan dan meningkatkan profit perusahaan.

Namun, AI bukan pengganti karyawan, tapi mitra. AI dapat meningkatkan kemampuan karyawan sehingga pekerjaannya menjadi lebih efisien dan bagus.

"Start small, dream big. Jika ingin mengadopsi AI, mulai dari hal kecil yang pain point-nya besar. Fungsinya untuk mendapatkan quick win dari adopsi ini," ujarnya.

Selanjutnya, berkolaborasi dengan partner untuk adopsi AI. "Jika business owner tidak memiliki tim data scientist atau machine learning engineer, mereka dapat berkolaborasi dengan partner yang sudah ahli di bidangnya," ujar Komang.

Ancam Kehidupan Manusia

Mengenai perkembangan AI yang dinilai begitu drastis sehingga bisa mengancam kehidupan manusia, Komang berpendapat untuk membuat AI menjadi beraksi optimal dan meminimalkan risiko, perusahaan-perusahaan perlu menerapkan ethical AI yang dibangun dengan panduan untuk menjaga nilai-nilai fundamental, mulai dari hak, privasi, nondiskriminasi, dan nonmanipulasi.

"Tidak bisa dipungkiri, AI bisa mendisrupsi berbagai industri. Di satu sisi, AI dapat membantu menyelesaikan masalah, meningkatkan efisiensi, dan merevolusi dunia kerja. Namun, AI juga dapat menimbulkan konsekuensi negatif sehingga penting untuk menerapkan ethical AI. Kami di Google Cloud telah berkomitmen pada AI yang etis. Prinsipnya adalah fairness, transparency, privacy,dan benefits," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.