Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bagaimana Cara Berhenti ‘Overthinking’? Ini Solusi dari Psikolog Klinis

📅 Selasa, 12 Mar 2024, 12:12 WIB | Oleh: Tim Penulis

Cara bermanfaat untuk mengelola overthinking adalah "ubah, terima, dan lepaskan".

Tantang dan ubah aspek pemikiranmu sebisa mungkin. Misalnya saja, kemungkinan anakmu akan kehabisan uang, tidak punya makanan, dan kelaparan (berpikir berlebihan cenderung membuat otakmu memunculkan akibat yang sangat buruk!) kecil kemungkinannya.

Kamu dapat merencanakan untuk bertanya kepada anakmu secara teratur tentang bagaimana dia mengatasi masalah keuangan dan mendorongnya untuk mengakses dukungan penganggaran dari layanan universitas.

Pikiranmu hanyalah ide. Hal-hal tersebut belum tentu benar atau akurat, namun jika kita terlalu memikirkannya dan mengulang-ulangnya, hal-hal tersebut akan mulai terasa benar karena sudah familiar. Memunculkan pemikiran yang lebih realistis dapat membantu menghentikan putaran pemikiran yang tidak perlu.

Menerima emosi dan menemukan cara untuk mengelolanya seperti perawatan diri yang baik, dukungan sosial, atau komunikasi dengan orang-orang terdekat, juga akan membantu. Begitu pula dengan menerima bahwa hidup pasti tidak bisa dikendalikan - yang bisa kita kendalikan adalah reaksi dan perilaku kita.

Ingat bahwa kamu memiliki tingkat keberhasilan 100% dalam melewati tantangan hingga saat ini. Kamu mungkin ingin melakukan sesuatu secara berbeda (dan berencana melakukannya) tapi kamu sudah pernah berhasil.

Jadi, bagian terakhir adalah melepaskan kebutuhan untuk mengetahui secara pasti bagaimana segala sesuatunya akan terjadi, dan percaya pada kemampuanmu (dan terkadang orang lain) untuk mengatasinya.

Sebaiknya Anda baca juga:

Apa lagi yang bisa kamu lakukan?

Otak yang stres dan lelah akan lebih mungkin berpikir berlebihan, sehingga menyebabkan lebih banyak stres dan menciptakan siklus yang dapat memengaruhi kebahagiaan atau wellbeing-mu.

Jadi, penting untuk mengelola tingkat stresmu dengan makan dan tidur nyenyak, menggerakkan tubuh, melakukan hal-hal yang kamu sukai, bertemu orang-orang yang kamu sayangi, dan melakukan hal-hal yang memberi energi pada jiwa dan semangatmu.

Distraksi-dengan melakukan aktivitas yang menyenangkan dan bertemu orang-orang yang membuatmu gembira-juga dapat membuat pikiranmu tidak berulang-ulang.

Jika kamu merasa overthinking memengaruhi hidupmu, dan tingkat kecemasanmu meningkat atau suasana hatimu menurun-tidur, nafsu makan, dan kenikmatan hidup serta orang-orang terkena dampak negatif-mungkin inilah saatnya untuk berbicara dengan seseorang dan mencari tahu strategi mengelolanya.

Ketika segala sesuatunya menjadi terlalu sulit untuk dikelola sendiri (atau dengan bantuan orang-orang terdekatmu), terapis dapat memberikan alat yang terbukti bermanfaat. Beberapa alat bermanfaat untuk mengelola kekhawatiran dan pikiranmu juga dapat ditemukan di sini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Nasional
BMKG Keluarkan Peringatan D...
Megapolitan
Polisi Gelar Rekayasa Lalin...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.