Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Turki Bertekad Jadi Produsen Panel Surya Nomor Satu di Eropa

📅 Senin, 11 Mar 2024, 14:42 WIB | Oleh:
Turki Bertekad Jadi Produsen Panel Surya Nomor Satu di Eropa Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi

Menteri Industri dan Teknologi Turki Mehmet Fatih Kacir mengungkapkan, pemerintah bertekad untuk terus memberikan insentif untuk teknologi energi terbarukan. Pendekatan seperti ini membuat negara tersebut menjadi produsen panel surya nomor satu di Eropa dan nomor empat di segmen tenaga angin.

"Kerangka hukumnya akan diselaraskan dengan Kesepakatan Hijau Eropa termasuk pengenalan sistem perdagangan emisi," kata Kacir, dikutip dari Balkan Green Energy News, Senin (4/3).

Kacir menambahkan, Turki sedang mengembangkan model pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan kuat yang mendorong transformasi hijau dan digital. Ia mengatakan, pemerintah sedang bersiap-siap untuk memperkenalkan sistem perdagangan emisi. Sistem ini akan melindungi sebagian atau seluruh eksportir ke Uni Eropa dari biaya-biaya yang terkait dengan Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM), pajak yang akan diberlakukan untuk emisi karbon dioksida.

Menurut dia, kerangka hukum ini sedang dalam proses harmonisasi dengan Kesepakatan Hijau Eropa. Ia berjanji untuk memperkuat lebih lanjut infrastruktur untuk transisi hijau, mengembangkan teknologi yang diperlukan dan meningkatkan investasi, lapangan kerja, manufaktur dan ekspor.

Turki bertujuan untuk melampaui Vietnam dan Korea Selatan dalam hal manufaktur tenaga surya. Insentif untuk energi terbarukan, efisiensi energi dan perlindungan lingkungan telah membuka jalan bagi investasi yang mencapai 637 miliar Lira Turki sejak tahun 2017. Jumlah tersebut setara dengan 18,8 miliar Euro saat ini, tetapi nilai Lira Turki telah turun hampir 90% terhadap euro pada periode yang sama.

"Dengan infrastruktur produksi energi terbarukan yang telah kami ciptakan, Turki menjadi yang pertama di Eropa dalam produksi panel surya saat ini," ujar Kacir.

Ia menambahkan, Turki berada di urutan kelima di segmen tenaga angin dengan fasilitasnya untuk komponen-komponen seperti menara, baling-baling dan generator. Pada bulan November, Kac?r mengatakan bahwa negara ini berada di urutan keempat di dunia dalam hal manufaktur tenaga surya dan bahwa negara ini bertujuan untuk segera menjadi yang kedua.

Sebagai imbalan atas dukungannya, pemerintah menuntut pengembang proyek untuk membeli hampir tiga perempat dari peralatan dan layanan di dalam negeri. Subsidi untuk energi terbarukan, sebagian besar diberikan melalui lelang, memotivasi produsen panel surya dan turbin angin untuk memulai atau memperluas operasi di negara tersebut.

Tiongkok menguasai sebagian besar pasar panel surya global, diikuti oleh Vietnam, Korea Selatan dan Turki. Malaysia adalah produsen terbesar kelima, sementara Amerika Serikat berada di urutan berikutnya.

Pangsa energi terbarukan dalam total kapasitas listrik di Turki telah mencapai 55%. Pemerintah telah meningkatkan kerja sama dengan lembaga-lembaga keuangan internasional untuk mendukung investasi hijau.

"Melalui Peta Jalan Dekarbonisasi untuk Sektor Baja, Aluminium, Semen dan Pupuk, yang dipersiapkan dengan bantuan dari Bank Eropa untuk Rekonstruksi dan Pembangunan, kami memeriksa kelayakan teknologi alternatif, pengurangan emisi yang diharapkan, ukuran investasi yang diperlukan dan kebijakan yang akan diterapkan di sektor-sektor strategis ini," imbuh Kacir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.