Umat Diminta Jaga Toleransi Jika Awal Ramadan Berbeda
📅 Kamis, 07 Mar 2024, 03:03 WIB | Oleh: Tim PenulisMenanggapi masukan tersebut, Direktur Lalu Lintas Kementerian Perhubungan Ahmad Yani menyampaikan bahwa pihaknya tidak punya kewenangan untuk mengatur jadwal libur dan cuti, karena sudah ditetapkan oleh pemerintah. Namun pihaknya hanya bisa mengimbau agar masyarakat tidak melakukan perjalanan mudik berbarengan pada tanggal yang sama. "Jadwal keberangkatan bisa diatur, karena ada cuti nasional, supaya jangan berangkat bersamaan pada H-2 misalnya," kata Yani.
Kemenhub memperkirakan ada 136,7 juta pergerakan masyarakat yang akan mudik-balik pada Lebaran 2024, meningkat sekitar lima sampai enam persen dari mudik 2023 yang mencapai 123 juta kendaraan. Dari 136,7 juta kendaraan tersebut, mayoritas bergerak ke arah Jateng sebesar 26 persen, 19 persen ke arah Jatim dan 16 persen ke arah Jawa Barat. Ant/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!