Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ombudsman RI Sebut IKN Investasi Jangka Panjang untuk Hadapi Kondisi Global

📅 Kamis, 07 Mar 2024, 14:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ombudsman RI Sebut IKN Investasi Jangka Panjang untuk Hadapi Kondisi Global Doc: antarafoto
Ket. Anggota Ombudsman RI Hery Susanto

JAKARTA - Anggota Ombudsman RI Hery Susanto mengatakan Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan investasi jangka panjang bagi bangsa Indonesia untuk menghadapi kondisi global ke depan.

Dengan begitu dalam kegiatan Konsinyering Keasistenan Utama V : Permintaan Keterangan Terkait Rencana Kajian Sistemik IKN kepada Pemerintah Daerah di Jakarta, Rabu (6/3), ia meminta pembangunan infrastruktur IKN harus dilakukan dengan perencanaan yang matang, termasuk pembangunan infrastruktur untuk jangka panjang.

"Pembangunan infrastruktur di IKN dilakukan dengan proyeksi jangka panjang untuk pemerataan pembangunan wilayah di Indonesia," kata Hery dalam acara tersebut, seperti dikutip dari keterangan resmi di Jakarta, Kamis (7/3).

Hery menilai pembangunan IKN menciptakan pertumbuhan perekonomian di Pulau Kalimantan dan sekaligus pemerataan pembangunan wilayah di Indonesia. Pembangunan tersebut akan memposisikan Indonesia secara strategis dalam sistem perdagangan dunia, rantai pasok logistik, aliran investasi, dan pengembangan teknologi.

Untuk itu, dirinya berharap IKN bisa menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi yang merata dan pelayanan publik prima di Indonesia. Di sisi lain, pembangunan IKN, menurutnya, juga harus memperkuat sosial budaya bangsa.

Hery menyebutkan IKN mendorong peradaban bangsa yang modern dengan kota hijau yang berkelanjutan. Oleh karenanya, kerja sama dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dalam menciptakan pelayanan publik dengan kesiapan infrastruktur dan suprastruktur IKN memiliki peran penting guna terwujudnya IKN Indonesia Emas.

"Kerja sama antara masyarakat dan pemerintah sangat dibutuhkan guna menunjang pembangunan IKN," tuturnya.

Sejauh ini, ia menegaskan bahwa Ombudsman RI tidak hanya melakukan kajian yang melibatkan wilayah IKN saja, tetapi juga provinsi lain yang menjadi wilayah penyangga dan juga internasional.

Sementara itu, Inspektur Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara Budi menyampaikan bahwa pemerintah harus memperhatikan proses pembangunan lokasi infrastruktur di IKN. Pasalnya, masih terdapat gejolak antara pemerintah dengan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa terdapat beberapa faktor dari proses pemberian santunan dampak sosial pembangunan infrastruktur di IKN terkait pembangunan bandara dan jalan tol.

"Hal tersebut harus diperhatikan secara serius oleh pemerintah sehingga gejolak yang timbul di masyarakat bisa diatasi," ucap Budi dalam kesempatan yang sama.

Kendati demikian, Inspektur Daerah Pemerintah Kota Balikpapan Silvia menilai pembangunan IKN di Pulau Kalimantan mendapatkan respons yang positif dari masyarakat lantaran IKN akan berdampak signifikan terhadap masyarakat, terutama dalam aspek ekonomi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.