Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Makanan dan Tembakau Dominasi Sumber Inflasi Jakarta

3 Rabu, 02 Sep 2026, 01:10 WIB | Oleh:
Makanan dan Tembakau Dominasi Sumber Inflasi Jakarta Makanan dan Tembakau Dominasi Sumber Inflasi Jakarta Doc: ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta.
Ket. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno dalam kegiatan akad massal program pembiayaan pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (1/9).

JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperluas akses pembiayaan formal bagi pedagang Pasar Induk Kramat Jati melalui kolaborasi Bank Jakarta dan Pasar Jaya dengan skema mencakup Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pembiayaan non-KUR dengan plafon hingga Rp500 juta.

Program tersebut diharapkan membantu pedagang menjaga keberlangsungan usaha, meningkatkan kapasitas, sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan di Jakarta.

“Pasar Induk ini memiliki lebih dari 5.000 tempat usaha, sehingga kebutuhan pembiayaan juga pasti besar," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa.

Hingga saat ini, 167 pedagang Pasar Induk Kramat Jati telah memperoleh pembiayaan dengan total plafon sekitar Rp48 miliar dan kini diperluas kepada 100 pedagang tambahan.

Rano menekankan agar perluasan akses modal dibarengi dengan peningkatan literasi keuangan, sehingga pembiayaan dapat benar-benar mendorong usaha tumbuh secara sehat dan berkelanjutan.

“Kadang-kadang kita pintar meminjam, tetapi membayarnya suka lupa. Itulah makanya harus ada literasi. Kita memberikan edukasi kepada masyarakat. Pihak bank dan pedagang harus saling membantu dalam manajemen usaha agar lebih berkembang,” kata dia.

Pemprov DKI juga terus mendorong digitalisasi di pasar-pasar Jakarta agar transaksi dan pengelolaan usaha semakin efisien. BUMD diminta terus menghadirkan layanan yang menjawab kebutuhan pelaku usaha dan mendukung ketahanan ekonomi daerah.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Jakarta, Agus Haryoto Widodo, mengatakan hingga Juni 2026 pembiayaan kepada pedagang pasar di seluruh Jakarta mencapai outstanding sekitar Rp326 miliar kepada 2.388 debitur.

Khusus Pasar Induk Kramat Jati, penyaluran kredit telah mencapai sekitar Rp48 miliar kepada 167 pedagang sebelum akad massal hari ini.

“Keberhasilan program ini bukan diukur dari seberapa kredit yang kami salurkan. Keberhasilan yang sesungguhnya, ketika pembiayaan tersebut membuat usaha pedagang berkembang, omzet bertambah dan lapangan kerja tercipta dan semakin banyak UMKM Jakarta naik kelas,” kata Agus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Terkonfirmasi, Jenderal LSP...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.