Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Vaksin HPV Direkomendasikan Bagi Laki-Laki Guna Cegah Penyakit Lainnya

📅 Rabu, 06 Mar 2024, 18:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Vaksin HPV Direkomendasikan Bagi Laki-Laki Guna Cegah Penyakit Lainnya Doc: ANTARA/Mecca Yumna
Ket. Vaksinolog dr. Dirga Sakti Rambe (tengah) dan Perencana Keuangan Annisa Steviani (kanan) dalam "Vaccinate fo Elevate: Strengthening our Team, Safeguarding our Future" yang diselenggarakan Bio Farma di Jakarta, Rabu (6/3)

JAKARTA - Vaksinolog dr Dirga Sakti Rambe mengatakan bahwa vaksin untuk mencegah human papillomavirus (HPV) tidak hanya untuk perempuan saja, tetapi juga untuk laki-laki guna mencegah penyakit lainnya.

"Sekarang ini, bahkan awareness-nya vaksin HPV ini sudah bukan hanya untuk perempuan, tapi juga untuk laki-laki, karena banyak penyakit laki-laki ternyata juga terkait dengan virus HPV ini," ujar Dirga dalam paparannya di Vaccinate fo Elevate: Strengthening our Team, Safeguarding our Future di Jakarta, Rabu (6/3).

Menurut dia, virus tersebut tidak hanya menyebabkan kanker serviks, namun juga masalah-masalah kesehatan lain, seperti kutil kelamin, kanker tenggorokan, kanker penis, kanker anal, kanker vulva, dan kanker vagina.

Dia menyebutkan bagi laki-laki, vaksin tersebut direkomendasikan untuk diambil bagi yang berusia hingga 26 tahun. Sementara pada perempuan, vaksin tersebut diambil mulai dari anak-anak, kemudian hingga 45 tahun.

Dalam kesempatan itu, dia menyebutkan bahwa HPV menyebabkan kanker serviks atau kanker leher rahim pada perempuan.

"Waktu saya duduk di bangku FK, sudah lama banget, sampai sekarang angka ini tidak berubah bapak ibu, maaf. Setiap hari 50 perempuan meninggal karena kanker serviks," kata dia.

Vaksinolog itu menyebut bahwa Indonesia adalah negara dengan kasus kanker serviks terbesar di wilayah Asia tenggara, dengan penambahan kasus tiap harinya sebanyak 90.

Dirga menuturkan mereka perlu mensyukuri bahwa pada satu hingga dua tahun terakhir, program vaksin HPV gratis sudah digiatkan untuk anak-anak remaja.

Dia menjelaskan untuk mencegah agar tidak terjangkit kanker serviks, perlu menghindari aktivitas seksual yang berisiko, menjaga kebersihan diri, vaksinasi, serta melakukan deteksi dini.

Selain pap smear, ujarnya, ada tes IVA yang juga dapat ditempuh untuk deteksi dini.

Dalam paparannya, dia juga menyebutkan bahwa vaksinasi dapat mencegah sejumlah penyakit mematikan, seperti kanker serviks, influenza, demam berdarah dengue, Covid-19, dan hepatitis, yang sering dijumpai di Indonesia dan masing-masing kasusnya tinggi. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.