Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Studi: Penderita 'Long Covid' Dapat Mengalami Penurunan Nilai IQ

📅 Jumat, 01 Mar 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Studi: Penderita 'Long Covid' Dapat Mengalami Penurunan Nilai IQ Doc: PUNIT PARANJPE / AFP
Ket. Petugas kesehatan mengenakan APD memeriksa persiapan fasilitas Covid-19 di sebuah rumah sakit di Mumbai, India, beberapa waktu lalu.

NEW YORK - Sebuah penelitian yang diterbitkan pada Rabu (28/2), di The New England Journal of Medicine, menyebutkan long Covid dapat menyebabkan penurunan kognitif yang terukur, terutama dalam kemampuan mengingat, menalar, dan membuat rencana.

Dikutip dari The Straits Times, dari pengujian kognitif terhadap hampir 113.000 orang di Inggris menemukan mereka yang memiliki gejala pasca-Covid-19 yang terus-menerus, memiliki skor IQ setara dengan enam poin lebih rendah dibandingkan orang yang belum pernah terinfeksi virus korona.

Orang yang pernah terinfeksi dan tidak lagi menunjukkan gejala juga memiliki skor yang sedikit lebih rendah dibandingkan orang yang tidak pernah terinfeksi, yaitu setara dengan tiga poin IQ, meskipun mereka hanya sakit dalam waktu singkat.

Perbedaan skor kognitif relatif kecil, dan para ahli neurologis memperingatkan hasil tersebut tidak berarti bahwa terinfeksi virus korona atau menderita Covid dalam jangka panjang menyebabkan defisit besar dalam berpikir dan fungsi.

Namun, para ahli mengatakan temuan ini penting karena memberikan bukti numerik mengenai kabut otak, fokus, dan masalah memori yang menimpa banyak orang dengan Covid yang berkepanjangan.

"Temuan yang muncul dan menyatu ini secara umum menyoroti memang ada gangguan kognitif pada penyintas jangka panjang Covid, ini adalah fenomena nyata," kata James Jackson, neuropsikolog di Vanderbilt Medical Centre, yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

Dia dan para ahli lain mencatat hasil ini konsisten dengan penelitian lebih kecil yang menemukan sinyal gangguan kognitif. Studi baru ini juga menemukan alasan untuk bersikap optimistis, dengan menyatakan jika gejala jangka panjang akibat Covid-19 mereda maka gangguan kognitif yang terkait juga mungkin akan terjadi.

Penelitian tersebut menemukan, dalam skala IQ pada umumnya, orang yang mendapat skor 85 hingga 115 dianggap memiliki kecerdasan rata-rata.

Tidak Berdampak

Variasi standarnya adalah sekitar 15 poin, jadi pergeseran tiga poin biasanya tidak dianggap signifikan dan bahkan pergeseran enam poin pun mungkin tidak berdampak.

"Masalahnya, apakah masyarakat dapat berfungsi sesuai kapasitas rutinnya dalam melakukan apa pun? Hal ini tidak terjawab dengan kurang lebih tiga poin," kata Igor Koralnik, kepala penyakit neuro-infeksi dan neurologi global di Northwestern Medicine di Chicago, yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

"Penentuan poin X pada skala IQ kurang penting dibandingkan persepsi masyarakat tentang kesulitan kognitif mereka," tambahnya.

Namun, Jackson yang menulis buku tentang Covid jangka panjang, berjudul Clearing The Fog, mengatakan meskipun tes kognitif seperti yang ada dalam penelitian tersebut "mengidentifikasi defisit yang relatif ringan", bahkan kesulitan yang tidak terlalu terlihat dapat menjadi masalah bagi sebagian orang.

"Misalnya, jika Anda seorang insinyur, dan Anda mengalami sedikit penurunan fungsi eksekutif, itu adalah sebuah masalah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.