Sabuk Kuiper Lebih Luas dari yang Diperkirakan
📅 Kamis, 29 Feb 2024, 06:10 WIB | Oleh: Haryo Brono"New Horizons melakukan pengukuran langsung pertama terhadap debu antarplanet jauh melampaui Neptunus dan Pluto, sehingga setiap pengamatan dapat mengarah pada penemuan," kata astronom Alex Doner dari Universitas Colorado Boulder dalam sebuah pernyataan dikutip dari space.com.
Jarak antara tepi luar Sabuk Kuiper dan matahari diperkirakan sekitar 50 unit AU. Satu AU sama dengan 149,5 juta kilometer. Pada 1 Januari 2019, New Horizons bertemu dengan KBO bernama Arrokoth, yang terletak pada jarak 44,5 AU dari Matahari saat ini.
New Horizons kini berada pada jarak sekitar 58,25 AU dari Matahari, setelah melewati batas 50 AU pada bulan April 2021. Hal ini tentu saja lebih jauh dari perkiraan sebelumnya tersebut.
Selama lima tahun terakhir, New Horizons seharusnya sudah menjelajah melewati tepi Sabuk Kuiper. Namun, karena KBO terpisah sejauh jutaan kilometer, New Horizons tidak akan menyadari secara visual bahwa wahana ini telah meninggalkan wilayah ini. Hal ini ditandai dengan adanya penurunan kadar debu antarplanet.
Sebaiknya Anda baca juga:
Salah satu kemungkinannya adalah kelebihan debu sebenarnya dihasilkan di dekat Matahari dan terhembus keluar dari Sabuk Kuiper karena tekanan sinar matahari yang bekerja pada partikel-partikel tersebut. Namun, tim Doner menganggap teori ini tidak mungkin terjadi.
"Gagasannya bahwa kita mungkin telah mendeteksi Sabuk Kuiper yang luas dengan populasi objek baru yang bertabrakan dan menghasilkan lebih banyak debu hingga memberikan petunjuk lain dalam memecahkan misteri wilayah terjauh di tata surya," kata Doner. hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!