Ukraina Menanti Solidaritas Kemanusiaan dari Indonesia
📅 Senin, 26 Feb 2024, 16:00 WIB | Oleh: Tim PenulisDalam pernyataannya di European Union Indo-Pacific Ministerial Forum, 3 Februari 2024, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi meminta Uni Eropa konsisten dalam hal penghormatan terhadap hukum internasional di kasus Ukraina dan Palestina. Namun, faktanya konsistensi dukungan Indonesia terhadap Ukraina pun masih diragukan.
Sebagai contoh, Indonesia masih menolak mengecam dan menekan Rusia secara langsung, padahal di saat yang sama Indonesia mampu mengecam Israel dan mendukung langkah Afrika Selatan membawa Israel ke Mahkamah Internasional.
Rasanya sulit berharap bahwa akan ada ketegasan dari pemerintah Indonesia terkait sikap terhadap konflik di Ukraina, karena sejak awal Indonesia bermain aman dengan berposisi netral.
Oleh karenanya, peran masyarakat untuk bersolidaritas bisa lebih diharapkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebagaimana disampaikan delegasi Majelis Ulama Indonesia (MUI), perlu ada solidaritas sesama Muslim dari mayoritas bangsa Indonesia dengan masyarakat Ukraina, terutama untuk kelompok Muslim Krimea.
Dukungan moral ini kemudian bisa diturunkan dalam bentuk bantuan kemanusiaan pada warga Ukraina yang kehilangan rumah serta tempat tinggal mereka. Selain itu, meningkatkan kewaspadaan kita pada bentuk-bentuk disinformasi yang menghilangkan rasa kemanusiaan kita menjadi krusial.
Semestinya, kita bisa bersolidaritas dengan kelompok yang ditindas di seluruh dunia, baik dengan warga Palestina, warga Rohingya, maupun dengan warga Ukraina serta kelompok Muslim Tatar Krimea.
Sebaiknya Anda baca juga:
Konsistensi Indonesia dalam menentang penjajahan dan berpihak pada yang terjajah, baik di level masyarakat maupun pemerintahan, sedang diuji.![]()
Radityo Dharmaputra, Lecturer in Russian and Eastern European Studies, Department of International Relations, Universitas Airlangga, Universitas Airlangga
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!