Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harga Minyak Dunia Turun di Awal Perdagangan Asia

📅 Senin, 26 Feb 2024, 10:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Minyak Dunia Turun di Awal Perdagangan Asia Doc: CNA/REUTERS/David McNew
Ket. Pumpjack anjungan minyak mengekstraksi minyak mentah dari area deposit minyak Ladang Wilmington dekat Long Beach, California 30 Juli 2013.

BEIJING - Harga minyak turun di awal perdagangan Asia pada Senin (26/2), memperpanjang kerugian dari sesi sebelumnya setelah minyak mengakhiri minggu ini dengan penurunan 2-3 persen di tengah kekhawatiran pasar bahwa inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dapat menunda penurunan suku bunga AS.

Minyak mentah berjangka Brent turun 34 sen menjadi $81,28 per barel. Sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 33 sen menjadi $76,16 per barel.

"Harga minyak mentah turun karena kurangnya pendorong baru," tulis analis ANZ dalam sebuah catatan. "Minyak terjebak di antara faktor-faktor bullish seperti penurunan produksi OPEC dan peningkatan risiko geopolitik serta kekhawatiran bearish terhadap lemahnya permintaan di Tiongkok."

Meskipun kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran terus melakukan serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah, perang Israel-Hamas tidak secara signifikan membatasi pasokan minyak.

Penasihat keamanan nasional Gedung Putih Jake Sullivan mengatakan kepada CNN pada Minggu bahwa perunding dari Amerika Serikat, Mesir, Qatar dan Israel telah menyetujui bentuk dasar kesepakatan terkait sandera dalam pembicaraan di Paris tetapi masih dalam tahap negosiasi. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan belum jelas apakah kesepakatan akan terwujud.

Penurunan harga minyak pagi ini melanjutkan kerugian minggu lalu, ketika Brent turun sekitar 2 persen dan WTI turun lebih dari 3 persen di tengah indikasi bahwa penurunan suku bunga AS bisa tertunda dua bulan karena kenaikan inflasi.

Analis ANZ memperkirakan stok minyak akan mulai berkurang dalam beberapa minggu mendatang karena kilang kembali dari pemeliharaan, yang dapat menyokong harga minyak.

Badan Informasi Energi AS mengatakan pekan lalu, persediaan minyak mentah telah meningkat sebesar 3,5 juta barel menjadi 442,9 juta barel dalam pekan yang berakhir 16 Februari. Angka tersebut dibandingkan dengan ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters yang memperkirakan kenaikan sebesar 3,9 juta barel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.