Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tidak Ada Kelangkaan, Dinas Perdagangan Kulon Progo Jamin Stok Beras Aman

📅 Kamis, 22 Feb 2024, 00:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tidak Ada Kelangkaan, Dinas Perdagangan Kulon Progo Jamin Stok Beras Aman Doc: ANTARA/Sutarmi
Ket. Petugas melakukan pemantauan harga beras dan kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Wates, Kabupaten Kulon Progo.

Kulon Progo - Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menjamin stok beras di wilayah ini aman meski harga berkisar Rp15 ribu-Rp16 ribu per kilogram untuk kualitas medium.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kulon Progo Sudarna di Kulon Progo, Rabu, mengatakan hingga saat ini tidak ada kelangkaan beras di Kulon Progo.

"Harga beras di tingkat pedagang pasar rakyat memang terpantau tinggi. Namun tidak ada kelangkaan dan stok beras sangat aman, sebentar lagi berbagai daerah panen juga," kata dia.

Ia mengatakan stok semua jenis beras tetap tersedia di pasar rakyat, seperti Pasar Wates dan Pasar Bendung Wates. Stok beras yang tersedia dari beras kualitas medium dan premium.

Beras yang tersedia lebih banyak jenis medium dan premium. Hal ini bisa dilihat dari Sikepoku Kulon Progo. Harga beras jenis IR 1 stabil di kisaran Rp16.067 per kilogram (kg), beras jenis IR 2 harganya stabil tinggi di kisaran Rp15.167 per kg, dan harga beras kualitas premium tergantung merek.

"Tingginya harga beras saat ini terjadi karena di tingkat petani sudah tinggi," katanya.

Berdasarkan informasi, katanya, harga gabah kering giling (GKG) di tingkat petani sudah Rp8.900 per kg.

Selain itu, usaha penggilingan beras di Kulon Progo saat ini disebut harus membuat perhitungan lebih matang saat hendak menjual beras. Persediaan gabah di tingkat penggilingan terbatas sehingga harus bisa mencukupi untuk disalurkan ke masyarakat.

"Jadi stok berasnya dikendalikan, tapi tetap ada di pasaran," katanya.

Ia juga menegaskan tidak ada pembatasan pembelian beras karena harga tinggi. Pembelian beras masih tetap seperti biasa baik di tingkat pedagang hingga konsumen.

"Masyarakat bebas membeli beras, tidak ada pembatasan pembelian beras," katanya.

Penjabat (Pj) Bupati Kulon Progo Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan ada banyak faktor, harga beras bisa naik saat ini, salah satunya momentum Pemilu 2024 turut berpengaruh.

Menurutnya, beras jadi salah satu pangan yang dijadikan komoditas politik demi menarik suara pemilih. Kondisi itu membuat permintaan beras meningkat dan harganya jadi tinggi.

"Tapi tetap diperlukan kajian lebih lanjut untuk mengetahui penyebab naiknya harga beras ini," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.