Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Aksi Mogok Massal Dokter Magang di Korsel Terus Berlanjut

📅 Kamis, 22 Feb 2024, 02:16 WIB | Oleh:
Aksi Mogok Massal Dokter Magang di Korsel Terus Berlanjut Doc: AFP/Jung Yeon-je
Ket. Aksi Mogok | Seorang dokter memegang plakat bertuliskan “Hentikan kebijakan medis populis!” dalam sebuah unjuk rasa untuk memprotes rencana pemerintah untuk menaikkan kuota pendaftaran tahunan di sekolah kedokteran, dekat kantor kepresidenan di Seoul pada Rabu (21/2). Aksi mogok massal ini pada Rabu telah memasuki hari ke-2.

SEOUL - Aksi mogok massal para dokter magang di Korea Selatan (Korsel), pada Rabu (21/2) memasuki hari kedua, setelah ribuan dokter residen dan magang memulai aksi mogok kerja pada Selasa (20/2) sebagai bentuk protes atas rencana pemerintah untuk menambah kuota penerimaan mahasiswa baru di fakultas kedokteran.

Menurut pemerintah dan komunitas medis pada Rabu, inspeksi pemerintah terhadap 100 rumah sakit pendidikan utama menemukan bahwa 6.415, atau 55 persen dari dokter magang di rumah sakit tersebut, telah menyerahkan surat pengunduran diri mereka pada Senin (19/2) malam.

Diketahui sekitar 95 persen dari 13 ribu dokter magang di Korsel bekerja di 100 rumah sakit tersebut. "Dari 6.415 dokter magang yang mengajukan surat pengunduran diri, 1.630 atau 25 persen telah meninggalkan pekerjaannya, meskipun pengunduran diri mereka belum diterima oleh pihak rumah sakit," lapor kantor beritaKBS, Rabu.

Sejauh ini, Kementerian Kesehatan Korsel telah mengeluarkan perintah untuk kembali bekerja bagi 831 dokter magang. Kementerian itu pun berencana untuk mengirim petugas ke 50 dari 100 rumah sakit untuk melakukan inspeksi langsung di lapangan, dan mengeluarkan sanksi administratif dengan menangguhkan lisensi dokter bagi mereka yang menolak untuk mematuhi perintah untuk kembali bekerja.SB/KBS/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kemnaker Ajak Dunia Usaha P...
Luar Negeri
AS Berlakukan Sanksi Baru p...

Kenaikan biaya harga pakan ayam

2 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

2 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Pelatihan untuk Tekan Pengangguran
📅 Jumat, 05-Jun-2026
# 8
Pelatihan untuk Tekan Pengangguran
📅 Jumat, 05-Jun-2026
Pelatihan untuk Tekan Pengangguran
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.