Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Meski Bersitegang, Rusia Siap Tingkatkan Ekspor Biji-bijian ke Israel

📅 Sabtu, 10 Feb 2024, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Meski Bersitegang, Rusia Siap Tingkatkan Ekspor Biji-bijian ke Israel Doc: ANTARA/Xinhua
Ket. Arsip - Biji-bijian untuk diekspor.

Tel Aviv - Sanksi Barat untuk sementara waktu telah mempersulit pertumbuhan perdagangan antara Rusia dan Israel, tetapi Moskow siap meningkatkan ekspor biji-bijian ke Israel, kata Duta Besar Rusia untuk Israel Anatoly Viktorov kepada Sputnik.

"Israel adalah pembeli tradisional biji-bijian kami, meski kebijakan pembatasan ilegal oleh Barat pasti bakal berdampak pada arus komoditas global. Pertumbuhan perdagangan di antara kedua negara untuk sementara terhambat. Namun, Rusia terbuka untuk meningkatkan ekspor biji-bijian ke Israel, dan semuanya tergantung pada kesediaan Israel untuk bekerja sama," kata Viktorov.

Hubungan Israel-Rusia "tidak sedang baik-baik saja" di tengah konflik diGazayang terus meningkat, ujar Viktorov.

Dia menambahkan bahwa meski ada perbedaan pendapat saat ini, kedua negara berkomitmen untuk melanjutkan "dialog konstruktif dengan mempertimbangkan kepentingan nasional."

"Setelah 7 Oktober 2023, dua percakapan telepon telah dilakukan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, pada 16 Oktober dan 10 Desember. Kontak itu dipertahankan melalui dewan keamanan, kementerian pertahanan, dan departemen lain di kedua negara. Kami, para diplomat, terus aktif bekerja sama dengan rekan-rekan Israel di berbagai tingkatan," tambahnya.

Pada 7 Oktober, Hamas melancarkan serangan terhadap Israel dengan menerobos perbatasan, menyerang permukiman sipil dan pangkalan militer. Akibatnya, lebih dari 1.200 orang di Israel tewas dan sekitar 240 orang lainnya disandera.

Israel kemudian melancarkan serangan balasan, memblokade Gazasecara total, dan memulai serangan darat ke wilayah kantong Palestina itu untuk melenyapkan kelompok perlawanan Palestina Hamas dan menyelamatkan para sandera. Lebih dari 27.500 orang Palestina telah tewas di Jalur Gaza, kata otoritas setempat.

Pada 24 November, Qatar memediasi kesepakatan antara Israel dan Hamas mengenai gencatan senjata sementara dan pertukaran beberapa tahanan dan sandera, serta pengiriman bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.

Gencatan senjata telah diperpanjang beberapa kali dan berakhir pada 1 Desember. Lebih dari 100 sandera diyakini masih ditahan oleh Hamas di Gaza.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.