Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada, BMKG Kembali Temukan Titik Panas di Kaltim

📅 Jumat, 09 Feb 2024, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waspada, BMKG Kembali Temukan Titik Panas di Kaltim Doc: ANTARA/HO-BMKG Balikpapan
Ket. Informasi potensi kemudahan kebakaran hutan di Kaltim pada 9-14 Februari 2024 yang dirilis BMKG Balikpapan, Kamis (9/2).

Balikpapan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan, pada Kamis, kembali menemukan dua titik panas di Kalimantan Timur setelah lima hari tidak terpantau.

"Sebanyak dua titik panas ini terpantau hari ini mulai pukul 01.00 hingga 27.00 WITA," ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan BMKG Balikpapan, Diyan Novrida, di Balikpapan, Kamis.

Informasi sebaran titik panas ini pun sudah disampaikan ke pihak terkait, termasuk ke Manggala Agni dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi serta kabupaten/kota, agar dapat dilakukan tindakan lebih lanjut.

Meski jumlah titik panas hanya sedikit, namun ia mengimbau semua pihak selalu waspada dan mencegah agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan tidak melakukan pembakaran di hutan maupun lahan.

Sebelumnya atau enam hari lalu (Jumat, 2/2) juga terpantau dua titik panas dan berada di Kabupaten Berau, yakni tersebar di Kecamatan Segah dan Sambaliung dengan tingkat kepercayaan menengah.

Sedangkan dua titik panas yang terpantau hari ini berada di Kabupaten Kutai Kartanegara, keduanya berada di Kecamatan Muara Badak dengan tingkat kepercayaan rendah.

BMKG Balikpapan juga mendeteksi potensi kemudahan kebakaran hutan dalam enam hari ke depan mulai 9 Februari hingga 14 Februari, potensi kebakaran hutan di Kaltim masih didominasi dengan peta yang memiliki warna kuning dan merah, terutama pada 14 Februari jika tidak ada hujan.

"Warna kuning menunjukkan bahwa alang-alang dan dedaunan yang menutupi lantai hutan dalam kondisi kering dan mudah terbakar, sedangkan merah menunjukkan bahwa alang-alang dan dedaunan tersebut sangat kering dan sangat mudah terbakar, maka semua pihak harus selalu waspada," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.