Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelaku UMKM dari Kaum Perempuan Perlu Didorong agar Mampu Berkontribusi di Tingkat Nasional

📅 Jumat, 09 Feb 2024, 00:13 WIB | Oleh:
Pelaku UMKM dari Kaum Perempuan Perlu Didorong agar Mampu Berkontribusi di Tingkat Nasional Doc: istimewa
Ket. Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki pada acara dengan tema Dialog Nasional UMKM, Peran Pemerintah, Swasta, dan Tokoh Perempuan Dalam Pemberdayaan UMKM untuk Kebangkitan Ekonomi Nasional, di Kantor PWI Pusat, Jakarta, Rabu (7/2).

JAKARTA - Sebanyak 60 persen pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) masih didominasi oleh kaum perempuan. The Power of Emak-emak ini perlu didorong sehingga mampu memberi kontribusi di tingkat nasional.

"Pengembangan UMKM, khususnya bagi para emak-emak ini diperlukan karena mereka masih terkendala oleh keuntungan yang masih rendah jika dibandingkan denganlaki-laki," kata Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki pada acara dengan tema Dialog Nasional UMKM, Peran Pemerintah, Swasta, dan Tokoh Perempuan Dalam Pemberdayaan UMKM untuk Kebangkitan Ekonomi Nasional, di Kantor PWI Pusat, Jakarta, Rabu (7/2).

Menurut siaran persnya, hadir dalam acara itu, Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun, Sekjen PWI Sayid Iskandarsyah, Ketua Darma wanita Kementerian Investasi/BKPM Ny Sri Suparni Bahlil Lahadalia.

Dalam paparannya, Teten mengatakan ada tiga faktor penyebab pelaku UMKM belum bisa meraih keuntungan yang signifikan yakni karena bergerakdi wilayah tak produktif, lalu penggunaan teknologi yang masih rendah serta berskala rumahan.

"Perempuan itu lebih tinggi dan kreatif dari laki-laki, akan tetapi untuk mengambil keuntungan masih unggul laki-laki," ujar Teten.

Menteri Teten mengusulkan guna meningkatkan keuntungan usahanya, pelaku UMKM perempuan ini harus didorong agar bisa masuk ke sektor produktif. Sektor ini memang masih identik dengan laki-laki.

Salah satunya adalah sektor pertanian dan perkebunan. "Dua sektor ini yang perlu dilirik, yang kini masihdikuasai laki-laki," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun mengapresiasi dukungan dari Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki yang bersedia hadir pada acara Dialog Nasional UMKM yang diselenggarakan PWI ini.

Hendry mengatakan keberadaan koperasi dan UMKM telah teruji dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

"Bagaimanapun keberadaan Koperasi dan UMKM ini telah teruji saat era krisis lalu, merekalah yang bertahan," ujar Hendry Ch Bangun.

Hendry berharap acara Diskusi Nasional UMKM ini bermanfaat dan bisa menginspirasi para pelaku UMKM dan koperasi agar bisa melakukan kegiatan yang lebih efektif dan efisien.

Acara yang berlangsung sekitar 2 jam ini cukup menarik. Banyak pertanyaan dari peserta undangan seputar pengembangan usaha kecil dan menengah. Tanya jawab ini berlangsung cair.

Beberapa undangan mengapresiasi PWI yang menyelenggarakan acara ini. Mereka berharap acara serupa bisa diselenggarakan lagi di kemudian hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wisatawan ke Bogor Bakal Dilayani Bus Khusus
    Preview komentar:
    layanan call center wa bank neo? Segera hubungi WhatsApp ...
    layanan call center wa bank neo? Segera hubungi WhatsApp ...
  • 30 UMKM Binaan BI DKI Mejeng di KKI 2026, Target Perluas Pasar & Akses Pembiayaan
    Preview komentar:
    layanan call center wa bank neo? Segera hubungi WhatsApp ...
    layanan call center wa bank neo? Segera hubungi WhatsApp ...
  • Sepekan Pascagempa, Tim PU Sisir Puluhan Titik Kerusakan di Flores
    Preview komentar:
    Berapa WA tiktok shop? Nomor WhatsApp resmi TikTok shop ...
    Berapa WA tiktok shop? Nomor WhatsApp resmi TikTok shop ...
Daerah
Korban KLM Pantes Bertambah...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.