Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekda Jawa Tengah Ingatkan Butuh Upaya Kolaboratif untuk Tangani Tuberkulosis

📅 Kamis, 01 Feb 2024, 02:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sekda Jawa Tengah Ingatkan Butuh Upaya Kolaboratif untuk Tangani Tuberkulosis Doc: ANTARA/Rina Nur Anggraini
Ket. Arsip Foto - Petugas kesehatan melakukan prosedur pemeriksaan untuk mendeteksi penularan penyakit tuberkulosis di Jakarta, Selasa (19/12/2023).

Semarang - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengingatkan bahwa sinergi dan upaya kolaboratifdari semua pemangku kepentingan terkait dibutuhkan dalam penanganan penyakit tuberkulosis.

"Penanganan TBC tidak bisa parsial, tapi butuh upaya kolaboratif dari semuastakeholder(pemangku kepentingan). Karena kalau berjalan sendiri-sendiri, ini enggak efektif," katanya di Semarang, Rabu, pada acara peluncuran program USAID Bebas TB Tingkat Provinsi Jawa Tengah dan Penyusunan Rencana Kerja Terpadu bertema "Bersama Menuju Eliminasi dan Bebas dari TB".

"Sekali lagi, TBC ini berbeda dengan penyakit yang lain. Menemukan saja butuheffort(upaya). Justru kalau bisa menemukan banyak, agar secepatnya bisa diobati," katanya menggunakan singkatan dari tuberkulosis.

Oleh karena itu, ia mengatakan, pemerintah membangun kolaborasi dengan pemangku kepentingan terkait dan lembaga mitra seperti USAID dalam menjalankan upaya penanggulangan tuberkulosis.

Dalam program USAID Bebas TB, upaya pendampingan untuk meningkatkan kualitas deteksi, diagnosis, perawatan, dan pencegahan tuberkulosis dilaksanakan di empat provinsi padat penduduk dengan beban TBC tinggi, yakni Jawa Tengah,Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera Utara.

"Pada 2024, pendampingan baru akan dilakukan di lima kabupaten/kota, yakni Kota Semarang, Kota Surakarta, Kabupaten Kudus, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Cilacap," kata Sumarnosoal pelaksanaan pendampingan di wilayah Jawa Tengah.

Ia mengatakan bahwa padaperiode 2025-2028 pelaksanaan pendampingan akan diperluas ke 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Jawa TengahIrma Makiyahmenyampaikan bahwa temuan kasus TBC di wilayah Jawa Tengah pada 2023 mencapai 115 persen, melampaui target yang ditetapkan sebesar 90 persen.

Pada tahun 2023, diestimasi ada 73.856 kasus tuberkulosis di wilayah Jawa Tengah, tetapi jumlah kasus yang ditemukan mencapai85.071 kasus.

Selain berupaya meningkatkan temuan kasus, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menggiatkan upaya pencegahan penularan tuberkulosis bersama para mitra, termasuk di antaranya Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan Imran Pambudi mengatakan bahwa tingkat penemuan kasus tuberkulosis secara nasional sebesar 40 persen.

"Secara nasional, temuan kasus TBC sebesar 40 persen, temuan TBC anak sampai 250 persen. Ini menjadi perhatian, karena ada hubungan dengan stunting. Jika gizi jelek, anak mudah stunting. Dan anak dengan TBC, gizinya jelek," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.