Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jejak DNA Penyakit Pes Telah Ada Sejak Zaman Neolitikum

📅 Kamis, 01 Feb 2024, 06:25 WIB | Oleh:
Jejak DNA Penyakit Pes Telah Ada Sejak Zaman Neolitikum Doc: Wikimedia

"Wabah Yustinianus" merupakan wabah penyakit yang disebabkan olehYersinia pestis, organisme yang menyebabkan penyakit pes yang melanda Kekaisaran Romawi Akhir atau Bizantium. Pandemi dari penyakit ini pertama kali muncul pada 541 Masehi.

Wabah ini disebut demikian karena pertama kali terjadi pada pada masa pemerintahan Kaisar Yustinianus yang memerintah dari 526-565 Masehi.

Justinianus, yang tinggal di ibu kota kekaisaran Konstantinopel, dilaporkan tertular penyakit tersebut. Beruntung ia tidak meninggal karena penyakit yang mematikan itu disebut telah menyebabkan separo dari penduduk Romawi meninggal.

Para ahli masih memperdebatkan asal muasal "Wabah Yustinianus". Sumber literatur menyebutkan asal usulnya penyakit pes tersebut berasal dari Afrika. Namun bukti lain menunjukkan bahwa kemungkinan besar berasal dari Asia tengah yang dibawa oleh para pedagang.

Namun demikian penyakit pes adalah penyakit yang sangat tua. Para ilmuwan telah mendeteksi DNA patogen penyebabnya yaitu dari bakteriYersinia pestispada sisa-sisa fosil manusia di era Neolitikum atau zaman batu muda pada 4500-2000 SM. Para ilmuwan telah membantu para sejarawan menjawab pertanyaan ini dengan mengembangkan teknik untuk mengekstraksi dan menganalisis sampel DNA dari sisa-sisa manusia purba.

Berkat karya ahli paleogenetika baru-baru ini, yang mampu mengisolasi dan mengidentifikasi DNAYersinia pestisdari pulpa gigi manusia abad ke-6, ke-7, dan ke-8, kita sekarang mengetahui dengan pasti bahwa penyakit pes beredar di sekitar wilayah Bizantium.

Untuk waktu yang sangat lama, para sejarawan mengira bahwa "Wabah Yustinianus" ada kaitannya dengan invasi kaum barbar dan pemikiran ini berkontribusi langsung pada apa yang disebut "Kejatuhan Kekaisaran Romawi".

Mereka berargumentasi bahwa wabah ini adalah peristiwa bencana global yang menewaskan jutaan penduduk, melumpuhkan perekonomian, menghambat pembangunan perkotaan, mengganggu stabilitas militer, dan secara umum mengakhiri zaman purbakala dan memulai apa yang biasa disebut era kegelapan. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.