Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI Harus Lebih Diversifikasi Pasar Ekspor dan Impor

📅 Selasa, 30 Jan 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

"Di Tiongkok akan ada perlambatan, tapi tidak resesi. Kalau resesi itu tumbuh negatif, Tiongkok tidak akan tumbuh negatif, tapi mungkin bisa tumbuh 4,5 persen," kata Chatib.

Sementara itu, Kepala Ekonom Tiongkok di JP Morgan, Zhu Haibin, menilai data ekonomi Tiongkok secara keseluruhan lebih baik dari perkiraan untuk sebagian besar bulan sejak Agustus.

Dia berpendapat konsumsi akan terus menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi negara itu pada 2024 dan tingkat tabungan rumah tangga diperkirakan akan turun ke level praCovid-19, yang akan menambah 1 poin persentase pada pertumbuhan konsumsi riil.

Menurut Biro Statistik Nasional (NBS) Tiongkok, Produk Domestik Bruto (PDB) Tiongkok tumbuh 5,2 persen secara tahunan (year on year) ke level tertinggi baru yaitu 126,06 triliun yuan atau sekitar 277,8 kuadriliun rupiah pada tahun lalu.

Tingkat pertumbuhan itu lebih tinggi dari target tahunan pemerintah, yaitu sekitar 5 persen, dan melampaui kenaikan sebesar 3 persen pada 2022.

Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, berpendapat pertumbuhan PDB AS pada kuartal IV-2023 turun menjadi 3,3 persen dari 4,9 persen pada kuartal sebelumnya, namun lebih tinggi dari ekspektasi sebesar 2 persen.

Pendorong utama pertumbuhan PDB yang solid di AS adalah sektor jasa, yang tumbuh sebesar 2,4 persen secara kuartalan dari 2,2 persen pada periode sebelumnya. Secara keseluruhan, PDB AS tumbuh sebesar 2,5 persen pada tahun 2023 dari 1,9 persen pada tahun 2022. Pertumbuhan PDB AS yang lebih tinggi dari perkiraan cenderung meningkatkan risiko kebijakan suku bunga "higher for longer".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kerugian Besar Bangsa, Ruma...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.