Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Joe Biden Akan Respons Serangan ke Tentara Amerika Serikat di Yordania

📅 Selasa, 30 Jan 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Joe Biden Akan Respons Serangan ke Tentara Amerika Serikat di Yordania Doc: ISTIMEWA
Ket. Joe Biden

WASHINGTON - Presiden AS, Joe Biden, pada Minggu (28/1), bertekad akan merespons serangan drone yang menewaskan tiga tentara Amerika Serikat (AS) dan melukai puluhan lainnya di timur laut Yordania dekat perbatasan Suriah. Serangan itu diduga dilakukan oleh kelompok-kelompok pro Iran.

"Kita mengalami hari yang berat tadi malam di Timur Tengah. Kita kehilangan tiga jiwa pemberani," kata Biden pada acara makan siang di Brookland Baptist Banquet Center.

"Kami akan merespons," katanya setelah mengheningkan cipta sejenak bagi ketiga tentara AS yang tewas.

Dikutip dari Yahoo News, Iran mengatakan pihaknya tidak memiliki hubungannya dengan serangan itu dan membantah tuduhan AS dan Inggris bahwa mereka mendukung kelompok militan yang bertanggung jawab atas serangan di pangkalan terpencil di timur laut Yordania, dekat perbatasan dengan Irak dan Suriah.

"Meskipun kami masih mengumpulkan fakta-fakta mengenai serangan ini, kami tahu serangan tersebut dilakukan oleh kelompok militan radikal yang didukung Iran yang beroperasi di Suriah dan Irak," kata Biden dalam sebuah pernyataan, seraya berjanji untuk meminta pertanggungjawaban semua pihak yang bertanggung jawab pada saat itu.

Ketika ketegangan meningkat di wilayah tersebut karena pertempuran berkecamuk di Gaza, serangan itu juga menimbulkan kekhawatiran akan konflik yang lebih luas yang melibatkan langsung Teheran.

Kurangi Ketegangan

Sejauh ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, namun Menteri Luar Negeri Inggris, David Cameron, kembali menyerukan agar Iran mengurangi ketegangan di kawasan.

Dia juga mengutuk serangan yang dilakukan "oleh kelompok milisi yang berpihak pada Iran" dalam sebuah unggahan di X.

Iran membantah adanya kaitan dengan serangan itu, dan juru bicara Kementerian Luar NegerixNasser Kanani menggambarkan tuduhan itu sebagai tidak berdasar dan hanya "proyeksi".

"Republik Islam Iran tidak menyambut baik perluasan konflik di wilayah tersebut," kata Kanani dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa Teheran tidak terlibat dalam keputusan kelompok perlawanan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Harga Tiket Final US Open S...
Megapolitan
LRT Jabodebek Targetkan 30 ...
Olahraga
Marc Marquez Menangi MotoGP...
Luar Negeri
Negara-Negara BRICS Bersatu...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.