Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seluruh wilayah Sulut berpotensi cuaca ekstrem pada 1-4 Februari

📅 Minggu, 28 Jan 2024, 22:45 WIB | Oleh:
Seluruh wilayah Sulut berpotensi cuaca ekstrem pada 1-4 Februari Doc: ANTARA/Karel A Polakitan
Ket. Hujan dengan intensitas ringan, sedang hingga lebat mengguyur wilayah Kota Manado dan sekitarnya. Warga diharapkan berhati-hati terhadap potensi bencana banjir, tanah longsor ataupun pohon tumbang.

Manado - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan seluruh wilayah Sulawesi Utara berpotensi mengalami cuaca ekstrem pada 1-4 Februari 2024 .

"Waspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang," kata Koordinator Operasional BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Ben A Molle di Manado, Minggu.

Dia mengatakan, berdasarkan prakiraan cuaca ekstrem sepekan, 'Sea Surface Temperature' (SST) anomali di Laut Sulawesi berkisar antara +0,5 derajat selsius sampai dengan +3,4 derajat Celsius mempengaruhi penambahan massa uap air.

Selanjutnya, diperkirakan 'Madden Julian Oscillation' (MJO) akan mempengaruhi proses pembentukan awan di wilayah Sulawesi Utara.

Daerah konvergensi lain terpantau memanjang dari Laut Cina Selatan hingga Sulawesi Utara, sehingga Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar siklon tropis.

Kondisi Monsun Asia aktif sehingga mempengaruhi pertumbuhan awan hujan di sekitar Sulawesi Utara, serta kondisi labilitas atmosfer di Sulawesi Utara berkontribusi terhadap pembentukan awan - awan konvektif.

Dia mengatakan, di tanggal 29 Januari, cuacaekstrem diperkirakan terjadi di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Tanggal 30 Januari di wilayah Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Sementara di tanggal 31 Januari, cuaca ekstrem berpeluang terjadi di wilayah Kota Manado, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Selanjutnya, di tanggal 1-4 Februari diperkirakan terjadi di seluruh wilayah Sulawesi Utara yang mencakup Kota Manado, Kota Tomohon, Kota Bitung, Kota Kotamobagu, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan dan Kabupaten Minahasa Tenggara.

Selanjutnya, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

"Kami berharap warga berhati-hati terhadap potensi bencana banjir, tanah longsor ataupun pohon tumbang," ajaknya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.