Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jepang-AS Sepakat Memulai Penelitian AI untuk Drone Tempur

📅 Minggu, 28 Jan 2024, 11:31 WIB | Oleh:
Jepang-AS Sepakat Memulai Penelitian AI untuk Drone Tempur Doc: Kyodo/Kementerian Pertahanan Jepang
Ket. Foto memperlihatkan rendering jet tempur generasi berikutnya yang sedang dikembangkan bersama oleh Jepang, Inggris, dan Italia.

TOKYO - Jepang dan Amerika Serikat baru-baru ini sepakat untuk memulai penelitian bersama mengenai kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dengan harapan dapat menggunakan teknologi tersebut pada drone yang dapat bekerja sama dengan jet tempur negara Asia berikutnya.

Kyodo melaporkan, Jepang berencana untuk bersama-sama mengembangkan pesawat tempur generasi berikutnya dengan Inggris dan Italia pada 2035. Meskipun Amerika Serikat, sekutu keamanan utama Jepang, bukan bagian dari proyek jet tempur tersebut, negara ini berupaya meningkatkan kerja sama pertahanan dengan Tokyo termasuk dalam bidang pertahanan. kemampuan sistem otonom.

Tujuan dari studi gabungan AI ini adalah untuk "merevolusi pertempuran udara dengan menggabungkan kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin yang canggih dengan kendaraan udara tak berawak yang canggih," kata Angkatan Udara AS dalam siaran pers yang dikeluarkan bulan lalu setelah penandatanganan perjanjian tersebut.

"AI yang dikembangkan dalam penelitian bersama ini diharapkan dapat diterapkan pada UAV yang dioperasikan bersama dengan pesawat tempur Jepang berikutnya," katanya. Kolaborasi ini akan bermanfaat untuk mempertahankan "keunggulan teknologi" aliansi Jepang-AS.

Drone dapat digunakan untuk mengumpulkan data dengan terbang di dekat jet tempur.

Kesepakatan pengembangan jet tempur tiga arah dicapai pada Desember 2022, ketika AS mengumumkan dukungannya terhadap kerja sama pertahanan Jepang dengan dua anggota NATO ketika negara Asia tersebut menghadapi lingkungan keamanan yang buruk, terutama dalam menghadapi Tiongkok yang semakin tegas.

Tokyo pada awalnya berusaha untuk berkolaborasi dengan perusahaan pertahanan AS dalam mengembangkan pesawat tempur baru, namun memutuskan untuk mencari mitra lain karena peraturan AS yang ketat mengenai kerahasiaan informasi.

Jepang ingin mengembangkan penerus pesawat F-2 mereka, sementara Inggris dan Italia berencana mengganti jet Eurofighter mereka.

Program jet tempur tersebut menandai kesepakatan pengembangan alutsista bersama pertama Jepang dengan negara selain Amerika Serikat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
RS PELNI Perkuat Kapabilita...
Nasional
Kemenbud Targetkan Seribu C...
Nasional
Menkes Usulkan agar Penderi...
Ekonomi
Pemerintah Gulirkan Stimulu...
Nasional
PT KAI Temukan 10.429 Baran...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.