Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Taylor Swift Jadi Korban Foto 'Deepfake', Penggemar Serang Balik

📅 Sabtu, 27 Jan 2024, 14:02 WIB | Oleh:
Taylor Swift Jadi Korban Foto 'Deepfake', Penggemar Serang Balik Doc: Yahoo/Getty Images/Lionel Hahn
Ket. Taylor Swift saat menghadiri penghargaan Golden Globes pada 7 Januari 2024 di Beverly Hills, California, AS.

JAKARTA - Gambar palsu Swift yang eksplisit secara seksual dan kasar buatan AI (artificial intelligence) beredar luas minggu ini di platform media sosial X.

Satu postingan yang dibagikan oleh pengguna terverifikasi di platform X, tayang selama sekitar 17 jam dan dilihat lebih dari 45 juta kali sebelum dihapus dan akun ditangguhkan.

Penggemar Swift alias "Swifties" bergerak cepat melaporkan semua retweet dan share yang menampilkan gambar tersebut, serta membanjiri hasil pencarian dengan foto dan video asli penyanyi tersebut. Namun masih ada salinan foto palsu yang diposting ulang di seluruh internet.

Gambar AI bukanlah masalah literasi media atau masyarakat umum yang tidak mampu membedakandeepfake- media yang telah dimanipulasi agar terlihat atau terdengar seperti orang lain - dari kenyataan.Contoh gambar Swift terlihat hampir seperti kartun.

Kekhawatiran besar lainnya adalah mengenai undang-undang dan platform sosial yang perlu menindak pornografi deepfake yang dihasilkan oleh AI.

Meskipun pemilik X, Elon Musk, telah mengurangi tim moderasi kontan X sejak mengambil alih pada 2022, platform tersebut memiliki kebijakan yang melarang media sintetis dan manipulatif serta ketelanjangan non-konsensual, dan tampaknya mengatasi masalah tersebut tanpa secara spesifik menyebutkan nama Swift dalam sebuah postingan pada 26 Januari.

"Memposting gambar ketelanjangan non-konsensual (NCN) dilarang keras di X dan kami tidak memiliki kebijakan toleransi terhadap konten tersebut," kata Musk.

Kelompok pendeteksi deepfake, Reality Defender, mengatakan pihaknya melacak sejumlah besar materi pornografi non-konsensual yang menggambarkan Swift, khususnya di X. Beberapa gambar juga masuk ke Facebook milik Meta dan platform media sosial lainnya.

"Sayangnya, mereka menyebar ke jutaan pengguna pada saat beberapa dari mereka dihapus," kata Mason Allen, kepala pertumbuhan Reality Defender.

Dari semua video deepfake di internet, laporan tahun 2023 menemukan bahwa 98 persen di antaranya video pornografi, dan 99 persen yang menjadi sasaran video tersebut adalah wanita.

Emily Poler, seorang litigator bidang kekayaan intelektual yang berbasis di Brooklyn, New York menjelaskan bahwa meskipun itu bukan foto Taylor Swift yang sebenarnya, ada cukup banyak karakteristik dan indikator dalam gambar tersebut sehingga tidak dapat disangkal bahwa itu memang fotonya.

Baik Swift maupun timnya belum berkomentar secara terbuka apakah mereka akan mengambil tindakan hukum terhadap pembuat foto deepfake tersebut.Juru bicara Swift tidak menanggapi permintaan komentar dari Yahoo Entertainment.

Pada 2018, aktris Scarlett Johannson menjadi korban video eksplisit yang dibuat oleh AI. Dalam sebuah pernyataan pada saat itu, dia mengatakan sedih telah mengalami hal ini berkali-kali dengan gambar dirinya tersebar di internet.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.