Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Studi Ungkap Berenang di Air Dingin Dapat Bantu Ringankan Gejala Menopause

📅 Sabtu, 27 Jan 2024, 08:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Studi Ungkap Berenang di Air Dingin Dapat Bantu Ringankan Gejala Menopause Doc: antara
Ket. Ilustrasi berenang.

JAKARTA - Menurut sebuah penelitian baru-baru ini berenang di air dingin dapat membantu meringankan gejala yang berhubungan dengan menopause seperti rasa panas, kecemasan, dan perubahan suasana hati.

Menopause menandai berakhirnya siklus menstruasi wanita, terjadi ketika seseorang tidak mengalami menstruasi selama 12 bulan, seperti disiarkan laman MedicalDaily, Kamis (25/1). Fase transisi biasanya terjadi antara usia 45 dan 55 tahun, yang menandakan timbulnya berbagai gejala yang sering kali mengganggu tidur, suasana hati, dan kesejahteraan seseorang secara keseluruhan.

Para peneliti melakukan survei terhadap 1.114 wanita, 785 di antaranya sedang mengalami menopause. Para peneliti kemudian mencatat bahwa berenang di air dingin dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan fisik dan mental bagi wanita menopause. Temuan mereka dipublikasikan di Post Reproductive Health.

"Temuan menunjukkan bahwa wanita menopause mengalami perbaikan yang signifikan dalam kecemasan (seperti yang dilaporkan oleh 46,9 persen wanita), perubahan suasana hati (34,5 persen), suasana hati yang buruk (31,1persen) dan rasa panas (30,3 persen) akibat berenang air dingin. Selain itu, mayoritas wanita (63,3 persen) berenang khusus untuk meredakan gejala yang mereka alami,"kata para peneliti.

Beberapa responden menggambarkan berenang air dingin sebagai "pereda stres/kecemasan langsung" dan sesuatu yang membantu mereka dalam "penyembuhan". Bagi sebagian peserta, berenang di air dingin tidak hanya membantu mengatasi gejala menopause, tetapi, juga merupakan kesempatan untuk berada di luar ruangan, meningkatkan kesehatan mental, dan berolahraga.

Penulis senior penelitian tersebut Profesor Joyce Harper dari UCL EGA Institute for Women'sHealth, Inggris Raya, mengatakan masyarakat harus berhati-hati saat bereksperimen dengan berenang di air dinginkarena ada risiko infeksi (tergantung kualitas air), hipotermia, sengatan air dingin, gangguan irama jantung, dan bahkan tenggelam.

Diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami frekuensi spesifik, durasi, suhu, dan paparan air dingin yang diperlukan untuk mengurangi gejala menopause tersebut.

"Namun, kami berharap temuan kami dapat memberikan solusi alternatif bagi perempuan yang berjuang dengan menopause dan mendorong lebih banyak perempuan untuk mengambil bagian dalam olahraga," kata Harper.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.