Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lalu Lintas Terusan Suez Anjlok 42 Persen

📅 Sabtu, 27 Jan 2024, 00:01 WIB | Oleh:
Lalu Lintas Terusan Suez Anjlok 42 Persen Doc: ISTIMEWA
Ket. JAN HOFFMAN Ketua Konferensi Perdagangan dan Pembangunan PBB (UNCTAD) - Kami sangat prihatin bahwa serangan terhadap pelayaran Laut Merah menambah ketegangan pada perdagangan global.

NEW YORK - Volume lalu lintas komersial yang melewati Terusan Suez telah turun 42 persen dalam dua bulan terakhir setelah serangan yang dilakukan oleh pemberontak Houthi di Yaman. Kondisi ini mengancam perekonomian dunia.

Dikutip dari The Straits Times, Kamis (25/1), kelompok Houthi yang didukung Iran, mengatakan serangan mereka menargetkan kapal komersial dan militer yang terkait dengan Israel di wilayah tersebut, sebagai solidaritas terhadap warga Palestina di Gaza. Ini mendorong beberapa pengangkut kargo untuk mengambil rute yang lebih panjang dan lebih mahal untuk menghindari serangan.

"Kami sangat prihatin bahwa serangan terhadap pelayaran Laut Merah menambah ketegangan pada perdagangan global, memperburuk gangguan perdagangan (yang sudah ada) karena geopolitik dan perubahan iklim," kata Ketua Konferensi Perdagangan dan Pembangunan PBB atau UN Conference on Trade and Development (UNCTAD), Jan Hoffman.

Menurut UNCTAD, kapal-kapal yang beralih dari Laut Merah dan harus berlayar mengelilingi Tanjung Harapan di Afrika Selatan telah menyebabkan penurunan transit melalui Terusan Suez sebesar 42 persen dalam dua bulan terakhir.

Terusan Suez di Mesir menghubungkan Laut Mediterania dengan Laut Merah. Menurut Hoffman, lebih dari 80 persen volume perdagangan barang internasional dilakukan melalui laut.

"Transportasi maritim benar-benar merupakan jalur kehidupan perdagangan global," katanya.

Menurut UNCTAD, jumlah transit kapal kontainer mingguan melalui Suez telah menurun sebesar 67 persen dari tahun ke tahun, karena lebih dari 20 persen perdagangan kontainer dunia melewati Terusan Suez.

"Mengingat kapal kontainer berukuran besar yang beralih dari Terusan Suez, penurunan daya angkut kontainer bahkan lebih besar lagi," kata Hoffman.

Lalu lintas kapal tanker turun 18 persen, transit kapal kargo curah yang membawa biji-bijian dan batu bara turun 6 persen, dan transportasi gas terhenti.

Situasi ini menjadi lebih buruk karena jalur perdagangan maritim global lainnya juga menghadapi gangguan, dengan pembatasan transit melalui Laut Hitam sejak invasi Russia ke Ukraina dua tahun lalu, yang menyebabkan harga pangan global melonjak.

Kekeringan di Amerika Tengah juga telah menyebabkan turunnya permukaan air di Terusan Panama, sehingga secara signifikan mengurangi jumlah lalu lintas yang dapat melintasi jalur penting tersebut.

Peti Kemas

Hoffmann menambahkan bahwa tiga rute utama perdagangan internasional, termasuk Ukraina dan Terusan Panama, telah terganggu.

"Kita melihat dampak global dari krisis di mana kapal-kapal mencari rute alternatif untuk menghindari Terusan Suez dan Panama," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.