Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapasitas Tenaga Surya Slovenia Melebihi 1 GW Tahun 2023

📅 Sabtu, 27 Jan 2024, 17:00 WIB | Oleh:
Kapasitas Tenaga Surya Slovenia Melebihi 1 GW Tahun 2023 Doc: Istimewa

Pada tahun 2023, Slovenia menambahkan 400 MW tenaga surya, melebihi total kapasitas 1 GW. Negara ini juga masuk ke dalam daftar sepuluh besar negara anggota Uni Eropa dalam hal tenaga surya terpasang per kapita.

Pada akhir tahun 2022, Slovenia memiliki fasilitas tenaga surya sebesar 697,7 MW secara keseluruhan, dan dengan ekspansi tahun lalu, levelnya mencapai 1.101,5 MW, kata pemerintah.

Peningkatan ini menjadikannya salah satu dari sepuluh negara teratas di Uni Eropa dalam hal kapasitas fotovoltaik yang terpasang per kapita, demikian bunyi pengumuman tersebut.

Menurut Prospek Pasar Eropa untuk Tenaga Surya 2023-2027, Slovenia berada di urutan kesembilan dengan 593 W per orang, naik 72% dari tahun ke tahun. Ini merupakan pertumbuhan tertinggi di Eropa, menurut SolarPower Europe.

Di depan Slovenia adalah Belanda, Jerman, Denmark, Belgia, Estonia, Spanyol, Yunani, dan Austria, dalam urutan tersebut. Luksemburg berada di urutan ke sepuluh. Pemerintah Slovenia mengharapkan output fotovoltaik melebihi 1 TWh pada tahun 2024.

"Pemerintah merasa puas karena banyak pihak yang mengakui pentingnya dan manfaat dari transisi hijau, dan berharap pertumbuhan akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang," tegasnya, dikutip dari Balkan Green Energy News, Minggu (21/1).

Pertumbuhan ini menunjukkan, tambahnya, bahwa target 3.500 MW untuk tahun 2030 dalam revisi Rencana Energi dan Iklim Nasional Terpadu (NECP) adalah tujuan yang ambisius, namun realistis dan dapat dicapai.

Dalam laporannya, yang diterbitkan sebulan yang lalu, SolarPower Europe memperkirakan bahwa Slovenia dapat mencapai 6,2 GW total kapasitas tenaga surya pada tahun 2030. Sebagai catatan, rekor 55,9 GW dipasang di Eropa tahun lalu, 40% lebih banyak dari tahun 2022.

Ledakan fotovoltaik terlihat jelas di seluruh dunia. Kapasitas listrik terbarukan meningkat sebesar 50% menjadi hampir 510 GW, dengan tenaga surya dan Cina sebagai faktor yang paling dominan sejauh ini, menurut Renewables 2023, laporan tahunan Badan Energi Internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Olahraga
Kalah dari Persija, Pelatih...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.