Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Strategi Harga Bantu Bisnis UMKM Berkelanjutan

📅 Jumat, 26 Jan 2024, 10:04 WIB | Oleh:
Strategi Harga Bantu Bisnis UMKM Berkelanjutan Doc: ANTARA/Maria Cicilia Galuh
Ket. Diskusi daring "Transformasi UMKM Menggenggam Peluang Digital" yang diselenggarakan oleh Institute for Development of Economics and Finance (Indef) di Jakarta, Kamis (25/1/2024).

JAKARTA - Strategi penetapan harga sangat dibutuhkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mempertahankan bisnisnya di platform niaga elektronik atau e-commerce. Untuk itu, perlu dilakukan pelatihan dan pendampingan bagi pelaku UMKM, terutama dalam penetapan harga jual.

Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Eko Listiyanto, menyatakan tidak semua konsumen tertarik dengan harga sangat murah. Menurutnya, konsumen tidak akan membeli produk yang harga jualnya lebih rendah dari ongkos kirimnya.

"Riset big data Indef menggambarkan harga produk di atas 100 ribu rupiah, terjual lebih tinggi dibanding yang di bawah 100 ribu rupiah. Misalnya casing Hp (handphone) 15 ribu rupiah ada yang beli, tapi untuk grosir, pembeli-pembeli tertentu butuh yang bukan di harga itu," ujar Eko dalam diskusi daring Transformasi UMKM Menggenggam Peluang Digital di Jakarta, Kamis (25/1).

Eko mengatakan pelaku UMKM perlu diberi pelatihan dan pendampingan untuk menentukan strategi harga jual. Produk yang dijual dengan harga terlampau murah, tidak selamanya disukai konsumen dan dapat dicurigai sebagai barang palsu.

Lebih lanjut, pelaku UMKM harus mengetahui dan mencari informasi harga yang sesuai dengan selera pasar di niaga elektronik. "Itu akan membantu UMKM bisa fit dengan selera pasar di marketplace. Treatment juga harus dibedakan antara usaha mikro, kecil, dan menengah," kata Eko.

Sementara itu, berdasarkan hasil studi Indef pada Desember 2023 berjudul Peran Platform Digital terhadap Pengembangan UMKM di Indonesia, platform digital membantu UMKM meningkatkan pendapatan dan mendorong pembukaan lapangan pekerjaan baru. Hasil survei terhadap 254 pelaku UMKM yang tersebar di Pulau Jawa serta beberapa wilayah di luar Pulau Jawa, menunjukkan UMKM mengalami peningkatan omzet tahunan dan berhasil menciptakan lapangan kerja baru, setelah mulai melakukan digitalisasi dalam bisnisnya.

Sejumlah 88,37 persen pelaku UMKM yang sebelumnya hanya berjualan offline mengalami peningkatan omzet rata-rata tahunan setelah melakukan digitalisasi bisnis. Sebanyak 66,28 persen di antara UMKM tersebut mengalami kenaikan omzet rata-rata tahunan hingga 50 persen.

Pelaku UMKM yang menerapkan digitalisasi bisnis sejak awal membuka usaha juga mengalami peningkatan omzet rata-rata tahunan. Sekitar 99,40 persen responden UMKM dalam kategori ini mengalami peningkatan omzet rata-rata tahunan dibanding awal mula memulai usaha. Kemudian, 87,50 persen di antara UMKM itu mengalami kenaikan omzet rata-rata tahunan hingga 50 persen.

Sebaiknya Anda baca juga:

Perkuat Produksi

Pada kesempatan sama, Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKop UKM) menyebutkan digitalisasi tidak hanya sekadar berjualan secara daring atau online, tetapi bagaimana menjadi ekosistem yang memperkuat produksi dalam negeri.

KemenKop UKM pun melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan akselerasi digital. "Pemerintah juga menjalin kemitraan dengan berbagai platform niaga elektronik untuk memberikan wadah serta pelatihan dan pembinaan terhadap pelaku UMKM," ujar Staf Ahli Hubungan Antar-Lembaga KemenKop UKM, Riza Damanik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.