Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IKN Nusantara Dorong Ekonomi, Pemerintah Akan Bentuk Koridor Cincin Nusantara

📅 Jumat, 26 Jan 2024, 03:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
IKN Nusantara Dorong Ekonomi,  Pemerintah Akan Bentuk Koridor Cincin Nusantara Doc: antara
Ket. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

CIREBON - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah berencana untuk membentuk Koridor Cincin Nusantara sebagai salah satu penggerak ekonomi nasional yang baru.

Koridor Cincin Nusantara sendiri akan meliputi Jawa bagian utara, Sumatra Selatan, Sulawesi Selatan, serta Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Kita melihat ke depan itu kan banyak Proyek Strategis Nasional (PSN), tetapi kita lihat bahwa koridor utara Jawa itu menjadi sebuah koridor yang seharusnya tidak ada disrupsi, tidak ada gangguan," kata Menko Airlangga dalam acara Investor Daily Roundtable di Cirebon, Kamis (25/1).

Menko Airlangga mengatakan pengembangan Pelabuhan Patimban di Subang serta pembangunan proyek Jalan Tol Akses Patimban menjadi salah satu langkah awal agar Koridor Cincin Nusantara dapat terwujud.

Saat ini Pelabuhan Patimban mampu menunjang sektor manufaktur, khususnya industri otomotif di wilayah Jawa utara dengan kapasitas peti kemas sebesar 250.000 TEUs (twenty-foot equivalent), serta terminal kendaraan berkapasitas 218.000 CBU (completly build up).

Salah satu tujuan dari Koridor Cincin Nusantara yang lainnya yakni agar dapat menekan biaya logistik lebih rendah dari 10 persen.

"Itu membuktikan ekonomi utara yang luar biasa. Nah kalau kita lihat, kita ini punya Laut Jawa yang sangat potensial sekarang dari segi Timur, Barat dari jalan tol sudah tersambung tinggal kita memikirkan utara," ujarnya.

Lebih lanjut, Menko Airlangga menilai Ibu Kota Nusantara (IKN) nantinya juga akan menjadi salah satu kota penunjang Koridor Cincin Nusantara. Selain mengerek pertumbuhan ekonomi, kawasan tersebut juga direncanakan dapat memeratakan ekonomi agar tak hanya berpusat di Pulau Jawa.

"Kalau kita lihat utara Jawa, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan itu bisa membentuk yang namanya koridor ekonomi cincin yang infrastruktur laut. Lautnya tenang dan tidak terlalu dalam tetapi barang dari Sumatera dibawa ke Jawa, barang dari Kalimantan dibawa ke Jawa. Itu bisa membuat ekonominya bergerak secara keseluruhan," terang Menko Airlangga.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Akmal Malik memberikan motivasi kepada generasi muda di daerah untuk terus meningkatkan kualitas dalam berbagai bidang sehingga mampu bersaing dan bisa mengambil peran di IKN.

"Di era kompetisi dan persaingan yang semakin ketat, maka anak muda Kaltim harus mampu menjadi tuan di rumah sendiri," kata Pj Gubernur Akmal Malik saat sosialisasi penyelarasan program pembinaan tenaga kerja di Balikpapan, Rabu.

Akmal berharap seluruh pemangku kepentingan terkait harus menyiapkan anak-anak muda yang terampil agar mampu bersaing masuk dunia kerja di Kaltim. "Oleh karena itu harus dimulai dari pembinaan di jenjang SMA, SMK maupun SLB," ujarnya. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Gempa Bumi Venezuela: Korba...
Luar Negeri
AS Luncurkan Program Rudal ...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Baginda Pemuka Bangsa, Gelar Baru Jokowi dari 5 Kerajaan Adat Lampung

Baginda Pemuka Bangsa, Gelar Baru Jokowi dari 5 Kerajaan Adat Lampung

28 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.