Warga Diminta untuk Mewaspadai Awan Panas Guguran Gunung Karangetang
📅 Jumat, 19 Jan 2024, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-POS PGA Karangetang
Manado - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi Kementerian ESDM mengimbau warga agar mewaspadai awan panas guguran Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara.
"Kubah lava lama masih ada di puncak yang sewaktu waktu dapat rubuh bersamaan dengan keluarnya lava," kata Kepala PVMBGHendra Gunawan dalam keterangan yang dibagikan Kepala Pos PGA Karangetang, Yudia P Tatipang dalam grup percakapan Info Gunung Karangetang di Manado, Kamis.
Dia mengatakan, karakteristik awan panas guguran gunung api itu terjadi dari penumpukan material lava yang gugur atau longsor.
"Akumulasi material hasil erupsi efusif yang berada di lembah-lembah jalur luncuran/guguran lava pijar berpotensi menjadi guguran lava ke bagian hilir sehingga perlu kewaspadaan masyarakat yang tinggal di sekitarnya," ujarnya.
Kewaspadaan juga diharapkan bagi masyarakat yang akan melintasi lembah/sungai tersebut serta perlu diwaspadai terjadinya lahar saat terjadi hujan di puncak.
"Kondisi visual tidak teramati adanya kejadian guguran/erupsi efusif," ujarnya.
Sementara dari seismisitas, jenis gempa permukaan seperti gempa embusan dan gempa hybrid/fase banyak mendominasi kegempaan gunung di Pulau Siau.
Kejadian tersebut menurut Hendra merupakan kesetimbangan dari kubah lava di permukaan.
Sebelumnya, Gunung Karangetangmengalami erupsi efusif pada Februari 2023, statusnya kemudian dinaikkan menjadi Siaga setelah terjadinya serentetan peningkatan aktivitas vulkanik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!